FOKUS: #TANGGAP BENCANA

Mensos Tinjau Lokasi Longsor dan Berikan Bantuan

KBRN, Pekalongan : Pascabanjir dan longsor yang terjadi di Kabupaten Pekalongan (22/1/2022), Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pegunungan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem.

Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini mengimbau masyarakat yang berada di wilayah pegunungan agar lebih waspada terhadap cuaca ekstrem. Imbauan itu disampaikannya saat meninjau lokasi banjir dan longsor di kawasan pegunungan bagian selatan Kabupaten Pekalongan, Selasa (25/1/2022).

“Dengan cuaca ekstrem seperti saat ini, potensi terjadinya bencana sangat mungkin terjadi terutama bencana alam tanah longsor dan banjir,” ujar Mensos.

Akibat terjangan banjir dan longsor membuat akses jalan utama Petungkriyono-Doro, terputus. Saat rombongan Mensos tiba, kondisi jalan sudah lebih baik. Sebagian material longsor telah disingkirkan dan telah membuka ruang bagi lalu lintas kendaraan baik roda dua maupun roda empat. 

Dalam kesempatan tersebut, Mensos menyimak perkembangan penanganan bencana dan kemungkinan dukungan yang bisa diberikan Kemensos. Saat ini aparat gabungan termasuk TNI-Polri, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dibantu oleh Taruna Siaga Bencana (Tagana), masih terus bekerja melakukan evakuasi material longsor berupa batu, lumpur, dan kayu. 

Kemensos akan membantu dengan menambah satu unit alat berat lagi untuk mempercepat evakuasi material longsor. Dengan demikian diharapkan normalisasi akses jalan bisa berjalan lebih cepat,” kata Mensos.

Risma kembali mengingatkan fenomena cuaca ekstrem yang akhir- akhir ini makin sering terjadi. “Karena sekali lagi dampak  global warming ini cukup besar. Yang dulu daerah nggak banjir sekarang banjir, karena itu memang perlu langkah-langkah antisipasi,” ujarnya.

Dia meminta agar pemerintah dan masyarakat tidak terlena serta terus melakukan mitigasi bencana. “Harus terus meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan, Karena kalau bencana terjadi, korbannya ya masyarakat,” katanya. 

Kemudian atas penjelasan dalam pertemuan tersebut, Mensos menekankan terdapat bagian badan sungai yang sudah jadi daratan. Menurut analisanya sebagai insinyur dan pengalaman sebagai wali kota, daratan tersebut perlu dikembalikan fungsi sebagai aliran sungai seperti awal.

Data BPBD setempat, Longsor terjadi setidaknya di 10 titik yang menutup akses jalan. Dengan demikian, upaya membersihkan material longsoran untuk membuka akses jalan terus dilakukan.

Dalam kunjungan tersebut, Mensos juga menyerahkan bantuan berupa paket logistik bencana, paket sembako, dan perlengkapan kebersihan dengan total nilai Rp 403.116.169. (Miftachudin - Pekalongan).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar