Ridwan Kamil Tinjau Lokasi Masjid Seribu Bulan Purwokerto

KBRN, Purwokerto: Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil merupakan sosok desainer masjid bertema seribu bulan sabit yang akan dibangun di kawasan Bung Karno, Purwokerto. Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, Sabtu (24/10/2020) pagi  mampir ke Purwokerto untuk melihat langsung lokasi rencana pembangunan masjid megah tersebut.

Masjid itu berlokasi di jalan Bung Karno, yang merupakan akses tembus dari jalan Gerilya menuju ke Jenderal Soedirman.

Desain masjid itu menarik perhatian warganet setelah diunggah Kang Emil, berikut Bupati Banyumas, Achmad Husain lewat media sosial Twitter dan Instagram.

Gubernur Jawa Barat bercerita soal donasi desain masjid untuk Kabupaten Banyumas, hal itu dilakukan atas permintaan Achmad Husain yang sama-sama alumni ITB Bandung. 

“Beliau senior saya, kalau di ITB senior yang minta tidak boleh menolak. Minta tolong didesainkan masjid. Saya doakan niatnya baik, prosesnya baik, Insya Allah hasilnya baik," jelas Kang Emil. Bersama Achmad Husein, dirinya mengaku baru bertemu lagi kali ini. Sudah setahun, sebelumnya tidak pernah ketemu. 

Menurut dia, kedatangannya ke Purwokerto sebenarnya mampir saja, karena agenda lainnya sudah menunggu yaitu bertemu Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di Semarang. Rencana peletakan batu pertama pembangunan masjid itu pada bulan Maret 2021 oleh Gubernur Jateng. Dirinya pun siap apabila nantinya diundang Bupati Purwokerto. 

Emil mengatakan, hidup ini harus mampu memberi manfaat dan tidak perlu dibatasi jabatan. Sebab, dasarnya dirinya seoarang arsitek yang memang banyak diminta desain masjid. Buatnya, mendesain masjid itu amalan saja dan bukan lagi sebagai desain secara profesional.

“Wasiat almarhum ayah saya, kalau mendesain masjid tidak boleh berhenti. Jadi, mau jadi pejabat apapun kalau ada yang minta tolong, dari masjid kecil di  Nusa Tengara Barat sampai masjid raksasa di pinggir laut Sulawesi Selatan itu juga saya bantu,” katanya.

Dia menjelaskan, gagasan masjid dengan konsep seribu bulan sabit datangnya dari Lailatul Qodar Nuzulul Quran yang lebih mulia dari seribu bulan. 

“Makanya gambarnya itu terbagi tiga bangunan, kumpulan bulan sabit dikali banyak. Jadi kalau liat yang saya posting, yang pak bupati posting ada garis kanyang melengkung tapi jumlahnya banyak kiri kanan, itu filosofi aja,” terangnya. 

Ridwan Kamil  berpesan membangun masjid terpenting adalah memakmurkan, bukan berlomba-lomba megah-megahan bangun masjid.

Sementara itu, Bupati Banyumas Achmad Husein mendamping Gubernur Jabar menjelaskan, masjid seribu bulan akan dibangun diatas tanah milik Pemkab seluas sekitar lima hektare. Rencana biayanya Rp 40 miliar Pembangunannya secara bertahap, disesuaikan kondisi keuangan dan ditarget selesai tahun 2023.

“Nanti juga kami akan menawarkan kepada masyarakat yang ingin beramal jariah, menyumbang untuk akhirat ya dipersilahkan. Kami sudah membentuk Yayasan Rohmatan lil’alamin. Nanti yang mengumpulkan yayasan,” Kaya Husen. Selain masjid, juga disiapkan lokasi tanah gereja, klenteng, dan tempat ibadah lain. (spj)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00