Mall Pelayanan Publik Diharapkan Beri Kemudahan Masyarakat

KBRN, Semarang : Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) di Kawasan Terminal Mangkang kini sudah selesai dan siap dibuka pada Mei 2022 yang bertepatan dengan Hari Jadi Kota Semarang. 

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Wahyoe Winarto mengatakan, jika MPP di Kota Semarang sebenarnya sudah tertinggal dari kota-kota lainnya. Harapannya, keberadaan MPP ini bisa menjadi terobosan dalam hal kemudahan untuk melayani warga Kota Semarang. 

"Kami sudah menunggu MPP ini sejak lama bahkan saat ini kita ketinggalan dengan kota lain. Kami harapkan ini jadi trobosan untuk kemudahan pelayanan warga Kota Semarang. Jadi fasilitias yang masih kurang tadi agar sebelum pembukaan Mei nanti sudah diselesaikan," ungkapnya usai meninjau fasilitas MPP di Terminal Mangkang bersama Komisi A pada Rabu (26/1/2022). 

Liluk sapaan akrab Wahyoe Winarto juga menyoroti sosialisasi dan kesiapan pelayanan MPP. Ia berharap segala kekurangan segera diselesaikan. 

"Untuk sosialisasi juga belum maksimal ya karena fasilitas juga belum selesai. Tapi harapan saya segeea diselesaikan semuanya dan sudah mulai sosialisasi pelayanan. Untuk uji coba pelayanan kita lakukan Maret sekalian peresmian terminal," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Widoyono menuturkan yang perlu diperbaiki sekarang adalah infrastruktur, fasilitas pendukung seperti listrik, air, dan perangkat digital seperti wifi, software, hardware, serta peralatan komunikasi seperti telefon. Kemudian perangkat pelayanan dan SDM yang akan terlibat dalam pelayanan. 

"Saat ini sedang tahap penyiapan fasilitas pendukung lain yang disiapkan Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang kurang lebih 2 Miliar untuk pengadaan lift, eskalator, penunjang reguler, dan finishing," jelasnya.  

Di dalam MPP sendiri akan ada 30 jenis pelayanan, mulai pelayanan administrasi kota hingga pelayanan hukum dan keuangan. 

"Nanti ada 30 jenis pelayanan yang ada di sini, 16 dari Pemkot Semarang dan 14 dari Polrestabes, Samsat, Kantor Pertanahan, BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, Perbankan dan lain sebagainya," katanya. 

Kepala Terminal Mangkang Reno Adi Pribadi mengungkapkan pemakaian fasilitas terminal tersebut dijalankan dengan sistem pinjam pakai. 

Keberadaan MPP tersebut merupakan sebuah trobosan unik yang memang sesuai dengan misinya membangun sebuah terminal yang menyerupai bandara. 

"Jadi sistem pemakaian Pemkot akadnya pinjam pakai terhadap fasilitas terminal. Jadi kami beritahukan kepada masyarakat bahwa konsep yang diusung Terminal Mangkang itu unik, ada Mall Pelayanan Publik di terminal. Dan terminal ini juga sudah menyerupai bandara baik dari segi fasilitas dan infrastruktur maupun pelayanan," katanya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar