Jelang Imlek, Patung Dewa-Dewi di TITD Liong Hok Bio Dibersihkan

KBRN, Magelang : Satu minggu menjelang Hari Raya Imlek 2573, kesibukan mewarnai di Klentheng Liong Hok Bio Magelang, Rabu (26/1/2022). Puluhan warga keturunan Etnis Tionghoa di Kota Magelang melakukan pencucian rupang-rupang (peralatan), altar, dan para Sin Ben/Kim Sin ( patung dewa-dewi) serta peralatan lainnya yang terdapat di dalam klenteng yang berdiri sejak 1864 itu.

Sebelum prosesi pembersihan Kim Sin, para umat menggelar Sembahyang Punggahan ( Toa Pekong naik) yang dipimpin oleh Ketua Yayasan Tri Bakti Kota Magelang, Paul Candra Wesi Aji.

“Tradisi pembersihan patung dewa-dewi di klenteng ini, dilakukan satu tahun sekali,yakni satu minggu menjelang Imlek,” kata Ketua Yayasan Tri Bakti Kota Magelang, Paul Candra Wesi Aji di sela-sela pembersihan Kim Sin, Rabu (26/1/2022).

Paul Candra mengatakan, sebelum pelaksanaan pembersihan Kim Sin tersebut, para umat yang akan membersihkan harus menjalani puasa selama satu hari , yakni tidak boleh memakan daging.

 Sedangkan, pembersihan patung dewa-dewi  yang ada di Tempat Ibadah Tri Dharma Liong Hok Bio tersebut dilakukan tidak  dengan menggunakan  air, melainkan menggunakan kuas atau kain yang yang halus.  Itu dilakukan, untuk mencegah kerusakan 13 Kim  Sin yang ada di dalam klenteng tersebut yang terbuat dari  kayu.

“Sebagian besar, patung dewa-dewi  ini terbuat dari kayu seperti  patung  Dewa Bumi (Hok Tik Tjieng Sin), Dewa Belas Kasih (Kwan Im Poo Sat/ Ava Lokite Swara ) dan Dewa Keadilan (Kwang Kong) dan lainnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, sebelumnya pihaknya mencuci patung dewa-dewi tersebut menggunakan air. Tetapi setelah patung dewa-dewi yang ada di Klenteng Liong Hok Bio Kota Magelang tersebut diganti mengunakan kayu, pembersihannya dilakukan dengan menggunakan kuas halus.

Penggunaan kuas dan kain halus untuk membersihkan patung dewa-dewi tersebut dilakukan sejak tahun 2018 silam, atau setelah  klenteng yang baru difungsikan kembali untuk tempat ibadah, setelah terbakar dan hangus pada 16 Juli 2014 silam.

Menurutnya, dari 13 patung  yang ada, patung  Hok Tin Tjieng Sin (Dewa Bumi) merupakan  patung dewa tuan rumah di klenteng klentheng yang didirikan didirikan pada tahun 1864 silam  oleh Kapitein Be Koen Wie (Tjok Lok) .

“Patung Hok Tin Tjieng Sin (Dewa Bumi) merupakan patung tuan rumah dari TITD Liong Hok Bio,” katanya. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar