Pasien Kasus DBD RSUD Sultan Fatah Demak Meningkat

KBRN, Demak : Sejak memasuki musim penghujan pada Oktober lalu, grafik kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Demak terus meningkat. 

Kepala Bidang Pemasaran dan Rekam Medis RSUD Sultan Fatah Demak Nugraha Aris Kusuma menjelaskan, terhitung mulai Oktober kasus pasien demam berdarah dirawat berjumlah 4 orang pasien.   

Adapun, memasuki musim penghujan pada November jumlah pasien di rawat meningkat menjadi 16 orang. Pada puncaknya terjadi pada Desember dengan total sebanyak 24 kasus pasien Demam Berdarah yang  menjalani perawatan. 

Namun demikian, tidak ada kasus pasien meninggal dunia. 

"Ada yang sudah mengarah ke level 3-4.  Pasien anak kehilangan kesadarannya karena mengalami pendarahan sampai terjadi efusi pleura," jelasnya kepada rri.co.id, Selasa (25/1/2022). 

Menurut Aris, tingginya kasus demam berdarah lantaran rendahnya pengetahuan masyarakat dalam mengurangi potensi jentik nyamuk di lingkungan sekitar. Termasuk juga di tempat umum. 

"Di lokasi sekolah dan masjid sering terdapat genangan air. Apalagi sudah dilaksanakan PTM. Percuma area rumah sudah dibersihkan," tuturnya. 

Dikatakan, pasien kritis yang masuk disebabkan keterlambatan deteksi dini. Artinya virus dengue sudah menyebar ke peredaran darah. 

"Banyak pasien rujukan itu saat tiba di IGD terlambat. Ciri paling terlihat, pasien sudah mengalami shock, itu yang paling bahaya," katanya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar