Masih Pandemi, Perayaan Imlek 2573 Sederhana

KBRN, Magelang : Tempat Tri Dharma (TITD) Liong Hok Bio Kota Magelang akan menggelar sembahyang dan perayaan Imlek 2573/2022 secara sederhana. Hal itu dilakukan, karena pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir di tahun  ini.

Selain itu, pengurus Yayasan Tri Bakti Magelang  juga meniadakan sejumlah kegiatan yang berkaitan dengan perayaan Imlek 2573/2022, seperti pesta kembang api dan pementasan kesenian Liong Samsi dan Barongsay.

“Untuk menghindari adanya kerumunan karena pandemi Covid-19 yang masih berkepanjangan, pada perayaan Imlek 2573 tahun ini, kami tidak mengadakan pesta kembang api saat. Itu juga kami lakukan saat perayaan Cap Go Meh,” kata Ketua Yayasan Tri Bakti Magelang, Paul Chandra  Wesi Aji, Minggu (23/1/2022).

Paul Chandra mengatakan, selain meniadakan pesta kembang api, pihaknya juga tidak akan mementaskan kesenian khas etnis Tionghoa, yakni Liong Samsi dan Barongsay. Biasanya, dua kesenian tersebut ditampilkan di depan Tempat Ibadah Tri Dharma ( TITD) Liong Hok Bio  pada saat menjelang sembahyang tutup tahun.

Namun, karena tahun ini pandemi Covid-19 masih ada, pementasan kesenian khas Tionghoa tersebut juga ditidakan.

“Peniadaan sejumlah agenda tersebut karena, kami  tetap mengikuti himbauan pemerintah untuk mengurangi kerumunan massa. Dan juga untuk mencegah penyebaran covid-19,” kata pria yang akrab disapa AW ini.

Menurutnya, meskipun sejumlah agenda ditiadakan, tetapi pihaknya tetap melaksanakan rangkaian  sembahyang Imlek 2573 ini dengan protokol kesehatan  yang ketat . Selain itu,  juga akan melakukan pembatasan jumlah umat yang mengikuti sembahyang.

Ia menambahkan, rangkaian sembahyang Imlek 2573 yang akan dilaksanakan di Klentheng Liong Hok Bio tersebut diawali dengan Sembahyang Sang Ang ( Punggahan Toa Pekong).

Sembahyang tersebut akan digelar  pada 26 Januari mendatang, dilanjutkan dengan  pembersihan   rupang (patung dewa-dewi) yang ada di kelenteng yang didirikan pada tahun 1864 silam.

Paul Chandra menjelaskan, menjelang malam pergantian tahun, tepatnya 31 Januari 2022 mendatang, pihaknya akan menggelar Sembahyang Ti Sik  (Toa Pekong turun ke bumi atau pudhunan) pada  pukul 22.00 WIB.

Kemudian, 30 menit sebelum tahun baru tiba, dilakukan tradisi tutup pintu klentheng dan dilanjutkan dengan tradisi buka pintu pada pukul 24.00 WIB  dan dilakukan Sembahyang Thauw Gee (awal tahun).

Tiga hari  setelah Imlek tepatnya 4 Februari mendatang, para umat Tri Dharma yang ada di TITD Liong Hok Bio akan melaksanakan Sembahyang Pudhunan (Toa Pekong turun ke bumi).

“Sembahyang Pudhunan tersebut maknanya,  para dewa-dewi yang baru saja memberikan laporan pada Tuhan, kembali turun ke bumi,” imbuhnya.

Menurutnya, pada 8-9 Februari 2022 mendatang, umat Tri Dharma kembali melaksanakan ibadah yang merupakan salah satu acara besar dan penting. Yakni  Sembahyang King Thi Kong atau Sembahyang Tian/ Thi Kong ( Tuhan Allah).

Sembahyang tersebut dimaknai sebagai penghormatan dan syukur kepada Tian/Thi Kong atas segala rahmat dan karunia- Nya yang telah diberikan kepada manusia.

Sebelum memasuki Gap Go Meh yang dilaksanakan 15 Februari mendatang,  para umat akan melaksanakan dua kegiatan lainnya. Yakni, Upacara Ci Swak (tolak bala) yang akan digelar 13 Februari 2022. Pada hari yang sama juga akan dilaksanakan Hari Kenaikan YS Kwan Sing Tee Koen. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar