Kisah Captain Maryono, Hasil Swab Positif Ditulis Negatif

KBRN, Semarang : Seorang Captain laut bernama Maryono asal Semarang tak habis pikir dengan hasil swab yang semula negatif menjadi positif. Hasil itu berubah setelah petugas di Rusun Nagrak Cilincing Jakarta mengonfirmasi ulang, bahwa hasil swab salah ketik.

"Swab pertama negatif, swab kedua negatif, akhirnya dapat surat pulang. Ternyata swab ke dua sebenarnya positif, dari karantina Jakarta ternyata salah ketik. Yang bilang salah ketik petugas satgas covid yg ada di rusun Nagra, setelah dikonfirmasi teman seruangan. Kalau ga ditanya sampai detik ini petugas ga ngasih tau," ujarnya kepada RRI, Jumat (21/1/2022).

Alhasil, karantina selama 9 hari di rusun Nagrak pun menjadi sia-sia. Sebab alih- alih terbebas dari covid, Maryono yang pulang ke Semarang justru menularkan Covid kepada istri dan seorang anaknya, sementara satu anak lainnya dinyatakan negatif.

"Dugaan terkena covid justru di karantina, kaya jambore nasional disana, pada ga prokes," katanya.

Setelah dirunut, Kapten yang datang dari negara timur tengah  Qatar ini menduga tertular dari cadet asal Makasar yang satu kamar saat karantina.

"Tanggal 30 mulai karantina, hari itu juga swab pertama. Kami satu ruangan ada 4 orang. Ternyata satu ruangan dengan saya ada yg positif. Anak Makasar, sebagai cadet, anak tersebut belum pernah vaksin, datang dari Dubai," ceritanya.

Meski, mengaku sempat pindah kamar usai salah satu rekannya terpapar covid-19, namun Maryono mengaku gejala batuk yang ia rasakan mulai muncul di hari ke 3 karantina  atau usai pindah kamar kala itu.

"Hari ke tiga saya mulai tidak enak badan, mulai batuk. Hari ke 8 saya swab ke dua, Hari ke-9 saya terima hasil swab, hasilnya negatif. Setelah itu saya di ijinkan pulang, karena negatif, yang satu ruangan dengan saya pak Muklis tidak terima hasil swab kedua saat itu," beber Maryono.

Anehnya, imbuh Maryono, ada banyak orang yang diklaim salah ketik pada waktu bersamaan.

"Setelah dapat hasil swab nya ternyata pak Muklis positif. Trus di daftar hasil swab saya juga positif. Setelah di selidiki dan di tanyakan pak Muklis saya juga positif.Waktu bersamaan saya banyak yg salah ketik," tuturnya.

Meski mengaku kesal dengan hasil swab tersebut namun bapak dua anak ini mengaku bersyukur karena saat ini telah sembuh dari covid. Covid yang ia rasakan pun terbilang ringan disertai demam dan batuk karena telah mendapatkan vaksin sebelumnya.

"Kemarin sudah vaksin moderna. Terus kemarin pas covid kita sekeluarga isoman mandiri dirumah," tandasnya.

Sementara itu, ditanyai RRI terkait dengan varian covid apa yang dirasakan menyusul ditemukanya omicron di Semarang, Maryono mengaku tidak tahu apakah itu delta atau omicron.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar