Kasus Demam Berdarah di Demak Meningkat

KBRN, Demak : Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Demak terus mengalami peningkatan. Pada Oktober 2021 mulai ditemukan penyebaran kasus pasien DBD.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Demak Heri Winarno mengatakan, grafik kasus DBD terus meningkat. Tercatat, memasuki Januari 2022 ini terdapat 25 kasus DBD, satu pasien diantaranya meninggal dunia.

“Mulai Oktober ada 1 kasus, kemudian November 9 kasus, Desember 11 kasus, sampai bulan ini 25 kasus. Pada bulan Januari ini ada satu pasien yang meninggal dunia,” katanya kepada rri.co.id, Rabu (19/1/2022).

Adapun, peta persebarannya mencakup beberapa wilayah. Yakni Mranggen, Demak Kota,  Karanganyar, Karangawen, Sayung, dan Kecamatan Wedung.

Sementara itu, Kepala Bidang Pemasaran dan Rekam Medis RSUD Sunan Kalijaga Demak Abdul Rohman menerangkan, lonjakan pasien DBD sudah terjadi sejak memasuki bulan Desember. Namun, hingga kini jumlah pasien di rawat terus  mengalami penurunan.

“Desember kemarin puncaknya mencapai 36 pasien. Sejak awal Januari sampai sekarang kita masih merawat 9 pasien,” ujarnya

Heri menambahkan, puncak musim penghujan di prediksi terjadi Januari hingga Februari ini. Karena itu, Dinas Kesehatan menghimbau masyarakat selalu melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di sekitar tempat tinggal.

“Menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali agar tidak ditemukan jentik nyamuk.  Selain itu,  barang bekas di sekitar rumah yang berpotensi menampung air juga mesti di singkirkan,” tutupnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar