Pemprov Jateng Teruskan Program “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng Tuku Lemah Oleh Omah”

KBRN, Magelang : Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan terus menggulirkan program "Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng Tuku Lemah Oleh Omah". Program tersebut bertujuan mengejar target agar kesejahteraan masyarakat meningkat.

“Ini contoh pemerintah memberikan pelayanan perumahan sehat layak huni kepada masyarakat," kata Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat mengunjungi proyek pembangunan perumahan berbasis komunitas di Kampung Tulung, Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang.

Pihaknya akan terus mendorong pembangunan perumahan berbasis komunitas untuk masyarakat berpenghasilan rendah, dan yang belum memiliki rumah, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Menurutnya, program tersebut merupakan inovasi penyelenggaraan perumahan dan permukiman yang kolaboratif dan sistematis melalui inovasi program pembangunan baru rumah layak huni melalui bantuan sosial.

Ia menambahkan, rata-rata pemilik rumah tersebut  telah memiliki usaha mandiri, dan mereka senang karena rumahnya lebih luas dibandingkan dengan rusunawa. Selain itu,  perumahan yang dibangun oleh anggota TNI tersebut, nantinya menjadi  hak milik yang menempatinya.

"Kami berterima kasih kepada TNI, karena yang mengerjakan rumah ini anggota TNI," katanya.

Wali Kota Magelang, Muchamad Nur Azis mengatakan,  program perumahan  dari Pemprov Jawa Tengah tersebut sangat membantu dalam pemenuhan kebutuhan rumah layak huni di Kota Magelang.

“Pemkot Magelang sangat terbantu dengan program ini, yakni rakyat semakin sejahtera. Selain itu, kontruksi rumahnya juga bagus dan mendukung kesehatan. Yakni, terdiri atas  dua kamar tidur, satu ruang tamu, dan kamar mandi," katanya.

Perumahan percontohan  program “Jateng Gayeng Mbangun Omah Bareng Tuku Lemah Oleh Omah,” yang ada di Kampung Tulung tersebut sebanyak  21 unit rumah tipe 36.

Penghuni rumah  tersebut, merupakan eks penguhuni Rusunawa Potrobangsan yang sudah hampir enam tahun bertempat tinggal di rusunawa. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar