Penerapan PPKM Level 3 Batal, Hendi Tetap Lakukan Pembatasan

KBRN, Semarang : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menegaskan, tetap memberlakukan pembatasan dan pengetatan berbagai kegiatan kemasyarakatan, meski Pemerintah Pusat batal menerapkan PPKM Level 3 saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). 

Ia mengaku patuh dengan segala ketetapan yang diatur oleh Pemerintah Pusat. Sebab, dalam organisasi pemerintahan terdapat hubungan hirarkis yang bertujuan untuk meminimalisir potensi penyebaran Covid-19. 

“Berulang kali kan saya sampaikan. Kita dalam organisasi pasti ada hubungan hirarkis mulai dari Pusat, Provinsi, Kota, Kecamatan dan Kelurahan. Jadi ketika pemerintah pusat mau menerapkan PPKM level 3 atau tidak ya kita tinggal laksanakan aja,” ungkap Hendi  sapaan akrabnya, Rabu (8/12/2021).

Ketika PPKM Level 3 batal dilaksanakan, pihaknya telah menyiapkan skenario skenario pembatasan pembatasan kegiatan masyarakat saat Nataru. 

Aturan itu diantaranya pembatasan jumlah pengunjung acara dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi. Hal tersebut bakal diatur dalam Peraturan Walikota.

“Nanti aturan tersebut akan diatur sekitar H-1 atau H-2 Natal. Ya nanti pembatasannya di berbagai sektor kegiatan. Saat ini kan PPKM Level 1 tapi ada kelonggaran. Mungkin pengetatan kita lakukan menjelang tanggal 24 Desember sampai pergantian tahun baru,” katanya.

Ia menyatakan Ibadah Natal 2021 bagi umat kristiani tetap boleh terselenggara namun Perayaan tahun baru 2022 akan dibatasi dan diperketat. 

“Ibadah saya rasa boleh ya. Tapi mungkin yang ada pembatasan pembatasan saat perayaan tahun baru. Nanti akan kita keluarkan surat wali kota untuk atur pembatasan itu,” bebernya.

Ia menegaskan pembatasan ini dilakukan semata mata demi mencegah penularan Covid-19.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar