Musdi Lega Terima SHM Lahannya Setelah 21 Tahun Sengketa

KBRN, Semarang : Ungkapan kebahagiaan tersirat dari wajah Musdi, warga Gintungan Bandungan, Kabupaten Semarang ketika di wawancarai RRI, Senin (6/12/2021) setelah menerima sertifikat tanah atas lahan garapannya.

“ Sudah 21 tahun kami berjuang. Ini hasilnya berkat doa dan upaya semuanya,” tegasnya.

Perjuangan selama 21 tahun untuk mendapatkan sertifikat, akhirnya tuntas seiring diserahkannya sertifikat seluas 300 meter persegi miliknya oleh Menteri ATR/BPN RI, Sofyan Djalil, di Rumah Layanan ATR/BPN Kabupaten Semarang. Pihaknya pun mengapresiasi upaya pemerintah dalam memperhatikan petani dari segi tertib administrasi pertanahan.

“Sepeser pun kami tidak ada yang mungut biaya. Luas kami 300 meter persegi dibagi rata. Di tanami sayur mayor,” imbuhnya.

Kemudahan dalam program Pendaftaran Lengkap Sistematis Lengkap PTSL juga dirasakan Mugiyono, doanya selama 21 tahun terjawab seiring penyerahan sertifikat miliknya seluas seribu meter persegi. Lahan yang ia gunakan untuk menanam sayur mayor ini pun ia terima tanpa ada kesulitan dari pemerintah maupun BPN.

“Tidak bayar sepeserpun. Gratis,”ungkapnya merasa syukur.

Rasa syukur dan senang dari penerima sertifikat tanah ini ditangkap oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ditemui dalam acara yang sama, Gubernur hanya mewanti-wanti agar sertifikat tersebut digunakan dengan bijak. Gubernur sangat mengapresiasi program PTSL yang dinilai membantu masyarakat dalam mencari legalitas lahannya.

“Bagi penerima sertifikat harap yang bijak. Sekarang sudah legal lahannya atas nama sendiri. Kalau mau menambah modal bisa, pesan saya jangan dibelikan barang konsumtif,” pesan Gubernur.

Disisi lain, Menteri ATR/BPN, Sofyan Djalil mengatakan saat ini pihaknya telah fokus dalam membrantas mafia tanah dengan melibatkan banyak instansi. Termasuk kerjasama dengan Gubernur Jawa Tengah agar persoalan tanah selesai sesuai target Presiden RI.

“Sesuai pesan Pak Ganjar, dengan sertifkat bisa digunakan untuk akses permodalan. Ini bagian dari program menciptakan tertib administrasi pertanahan. Saat ini kami juga terus memberantas mafia tanah. Sejauh ini (di Jawa Tengah) belum ada pelaporan,” sebut Sofyan.

Penyerahan sertifikat Oleh Menteri Sofyan Djalil di Rumah Layanan ATR/BPN Kab. Semarang ini membagikan seribu 300 sertifikat dengan luas 128 hektar lahan. Sampai akhir tahun ini Kanwil BPN Jateng telah menyelesaikan 90 persen dari target 2 juta sertifikat Tanah lewat program PTSL.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar