Pembangunan Gerbang Kalpataru, Singa, dan Ganesha Capai 95 Persen

KBRN, Magelang : Pembangunan Gerbang Kalpataru yang menjadi salah satu pintu masuk Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur sudah mencapai 95 persen.

“Kami berharap, pengerjaan pembangunan  Gerbang Kalpataru diperkirakan selesai di  akhir tahun 2021 ini,“ kata Kepala Satuan Kerja Pelaksana, Prasarana, Permukiman Wilayah Satu BBPW Jateng pada Dirjen Cipta Karya Kementrian PUPR, Dwitma Singgih Raharja Sabaris,  Senin (6/12/2021).

Singgih  mengatakan, Gerbang Kalpataru di Blondo, Kecamatan Mungkid, Kabupaten tersebut merupakan salah satu dari  tiga gerbang pintu KSPN Borobudur  yang sedang dibangun. Dua bangunan gerbang lainnya yakni, Gerbang Singa di Palbapang, Kecamatan Mungkid dan Gerbang Ganesha di Desa Kembanglimus Kecamatan Borobudur, juga sudah 95 persen proses pengerjaannya.

Menurutnya,  tinggi  rata-rata tiga patung yang dibangun berikut umpaknya mencapai sekitar tujuh meter.

“Di sekitar gerbang-gerbang tersebut juga dilengkapi dengan taman serta rest area,” katanya.

Ia menambahkna, untuk Gerbang Kalpataru, dibangun di atas tanah seluas 1.350,42 meter persegi. Dan, dilengkapi dengan musala, toilet, bike station, area parkir yang mampu menampung empat buah mobil dan enam unit motor serta ruang MEP.

“Sedangkan, di Gerbang Singa  yang ada di pertigaan Palbapang, dibangun di atas tanah seluas 5.302  meter persegi dan dilengkapi dengan fasilitas sepertgi ruang terbuka hijau, mushola, toilet, ruang pengelola dan security serta ruang MEP,” katanya.

Sementara  Gerbang Ganesha (Gajah) yang ada di Desa Kembanglimus, Kecamatan Borobudur dibangun di atas tanah seluas 15.000 meter persegi atau 1,5  hektare.

Menurutnya, di lokasi Gerbang Ganesha tersebut  dilengkapi fasilitas seperti pendopo-hall multi fungsi. Yakni untuk ruang workshop, informasi, edukasi dan interpretasi.

“Selain itu, juga dibangun juga kios cinderamata produk lokal, kios kuliner, cafe, panggung terbuka, toilet, areal parkir yang bisa menampung  lima bus dan 40 mobil, ruang pengelola dan MEP utara serta selatan,” imbuhnya.

Singgih menjelaskan, semua ikon gerbang  tersebut dibuat oleh seniman Magelang, Nyoman Ali Mustafa dari Sanggar  Nakula Sadewa Edu Park Muntilan. "Materialnya untuk gerbang-gerbang itu dari alumunium," terangnya.

Secara keseluruhan di pintu masuk menuju  objek wisata Candi Borobudur, ada empat gerbang yang dibangun. Yakni Gerbang Kapal Samudra yang ada di perbatasan antara  Kabupaten Magelang dengan  Kabupaten Kulonprogo DIY, tepatnya di Klangon, Kecamatan Kalibawang, Kulonprogo.

Gerbang tersebut untuk menyambut tamu yang datang dari arah Bandara New Yogkarta Airport di Kulonprogo. Kemudian Gerbang Singa di Palbapang menyambut tamu dari arah Jogjakarta melalui Kabupaten Sleman.

Sedangkan Gerbang Ganeshadi Desa Kembanglimus , Kecamatan Borobudur untuk menyambut wisatawan dari arah Purworejo.

“Sedangkan, Gerbang Kalpataru di Blondo dimaksudkan untuk menyambut wisatawan dari arah Semarang,” katanya. Dyas

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar