Kecewa Penempatan Lapak, Pedagang Pasar Johar Kirim Karangan Bunga ke Kantor Dinas Perdagangan

KBRN, Semarang : Sejumlah karangan bunga dari perwakilan pedagang Johar dikirimkan ke Kantor Dinas Perdagangan Kota Semarang. Hal ini lantaran para pedagang merasa tidak puas dengan hasil penempatan lapak dan tdak bisa kembali ke lokasi semula sebelum terjadi kebakaran. 

Salah satu pedagang yang turut hadir dalam aksi pemberian karangan bunga, Yanto mengaku belum bisa menerima ketika dirinya mendapat lapak yang tidak sesuai dengan lokasi yang dulu ia tempati.  

Dahulu ia memiliki enam lapak di Johar Tengah, kini hanya mendapat dua lapak di Kanjengan. Bahkan menurutnya, pedagang-pedagang baru justru bisa menempati lapak di Johar Utara dan Tengah. 

"Saya mohon bisa dikembalikan lagi ke tempat semula karena kami berdagang di johar sudah puluhan tahun, kami mohon bantuan Pak Wali, Pak Gubernur, Dinas Perdagangan agar bisa mengembalikan kami ke lokasi yang dulu, yang bekas kebakaran bisa menempati yang tempat lama," ucapnya, Jumat (3/12/2021). 

Kuasa Hukum Pedagang Johar, Didik Agus Triyanto yang turut mendampingi para pedagang beraudiensi dengan Dinas Perdagangan mengungkapkan jika pihaknya telah memberikan berkas berupa data pedagang yang terlempar dari lokasi asalnya dan juga data pedagang yang belum mendapat lapak. 

"Kami meminta kepada Disdag, sebelum akhir Desember 2021, permasalahan sudah selesai dan awal Januari 2022 pedagang sudah bisa menempati lapaknya kembali," jelasnya.

Ia mengaku ada sekitar 400 pedagang dari semua blok yakni Johar Utara, Tengah dan Selatan yang mengadu karena merasa tersingkir dan belum mendapat lapak. Didik mengatakan jika pedagang berkeinginan untuk bisa kembali ke lokasi lapaknya yang dulu. 

"Karena Disdag menggunakan sistem e pendawa ini yang membuat pedagang terlempar tidak lagi masuk ke lokasinya yang dulu, maka pedagang menuntut untuk bisa dikembalikan lagi ke kondisi dulu saat awal Pasar Johar atau paling tidak ada solusi untuk para pedagang," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman usai menerima langsung perwakilan pedagang yang datang ke kantornya untuk beraudiensi menjelaskan jika nantinya Dinas Perdagangan akan tetap mengakomodir dan memberikan solusi bagi para pedagang yang merasa tidak puas dengan hasil pengundian lapak yang dilakukan oleh Dinas Perdagangan melalui sistem e Pendawa. 

"Mereka sudah dapat undian tapi belum sreg karena tidak bisa kembali ke lokasi yang dulu mereka tempati, mereka masih berharap untuk bisa masuk ke lokasi yang dulu maka kita cari solusi bersama, dan kita evaluasi pada penempatan tahap pertama ini," jelasnya.

Fravarta meminta agar pedagang bisa mengkomunikasikan data yang belum mendapat lapak agar nantinya bisa diakomodir secara tepat. Pihaknya hanya ingin pedagang Johar kembali ke Pasar Johar dan geliat ekonomi kembali bangkit kembali. 

"Kami hanya ingin mengembalikan pedagang pasar Johar yang lama untuk kembali lagi ke pasar Johar, dan semua yang masuk ke situ adalah pedagang lama," bebernya. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar