Pemkab Kendal Lakukan Pengawasan Orang Asing

KBRN, Kendal : Badan Kesbangpol Kendal menggelar rapat koordinasi (rakor) wilayah tentang Pengawasan Orang Asing di Kabupaten Kendal di pendapa Tumenggung Bahurekso, Jumat (3/12/2021). Rakor diikuti anggota Forkopimcam dan kepala desa/kelurahan yang wilayahnya terdapat orang asing. 

Kepala Badan Kesbangpol Kendal Suharjo mengatakan, keberadaan orang asing harus terdata, sehingga harus memiliki izin berdomisili atau izin bekerja di Kabupaten Kendal. Untuk itu kepada pihak desa atau kelurahan diminta untuk memberikan laporan jika ada orang asing di wilayahnya. Pihak desa atau kelurahan juga diminta untuk melakukan pengawasan atas aktivitas orang asing di wilayahnya. 

"Jajaran Forkopimcam dan kepala desa yang ada orang asing di wilayahnya kita undang untuk diberi pemahaman, sehingga kalau ada orang asing di wilayahnya bisa melakukan apa yang harus dilakukan," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Disdukcapil Kendal Jaelani mengatakan, saat ini di Kabupaten Kendal tercatat ada 62 orang asing yang memegang izin tinggal terbatas dan 16 orang asing yang sudah memiliki KK dan KTP serta 1 orang asing yang sudah menjadi warga negara Indonesia. Penyebarannya ada yang bekerja secara personal atau lembaga dan bekerja di kawasan industri. Untuk tertib administrasi, pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pihak perusahaan atau sponsor untuk segera mengurus Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) di wilayah Kabupaten Kendal. "Pada pengawasan dengan Timpora Kabupaten Kendal, kita selalu sosialisasikan untuk segera mengurus kaitannya dengan SKTT atau Surat Keterangan Tempat Tinggal," katanya.

Berdasarkan data yang ada, orang asing di Kabupaten Kendal ada yang berasal dari India, Pakistan, Singapura dan Korea. Seiring dengan perkembangan kawasan industri di Kendal, kemungkinan, jumlah orang asing di Kabupaten Kendal akan semakin bertambah.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar