Terkait Garam Tak Penuhi SNI, Ini Kata Wabup Pati

KBRN  Pati : Sebagian besar produsen garam di Kabupaten Pati masih belum taat memenuhi kadar yodium sesuai SNI. Mereka kembali diminta untuk benar-benar mematuhi aturan, agar tidak terkena sanksi.

Dari total 106 Industri Kecil dan Menengah (IKM) garam di Kabupaten Pati, sebagian besar sudah memenuhi SNI dan memiliki izin merk dagang (MD). Sisanya belum SNI atau kandungan yodiumnya kurang dari 30 ppm, namun masih tetap berproduksi, tanpa ada penindakan tegas. Kalaupun ada hanya sebatas sanksi pembinaan.

Wakil Bupati Saiful Arifin mengatakan, Pati merupakan produsen garam terbesar kedua di luar Madura dan Jawa Barat. Tapi, standar kualitas produksi dan kesehatan masih harus di tingkatkan. Karena garam-garam konsumsi yang beredar di pasaran, sangat penting bagi kesehatan terutama pencegahan kerusakan otak.

“Bolehlah kita mencari untung tapi kesehatan masyarakat sangat penting. Artinya, mari kita sadarkan, BPOM maupun Disperindag hendaknya mempermudah dalam hal pemberian izin. Ini tentunya menjadi kesadaran kita semua, karena ada 106 produsen garam bukan bersaing untuk laku tapi kualitas kita promosikan bersama,” jelasnya usai membuka FGD Peningkatan Kualitas dan Daya Saing Produksi Garam, di Lantai 10 The Safin Hotel Pati, Rabu (1/12/2021), .

Saiful Arifin menambahkan, bagi produsen garam konsumsi yang masih membandel mengabaikan pencampuran yodium sesuai ketentuan SNI untuk disanksi semua. “Kita mesti meningkatkan kualitas dan kuantitas yang perlu kita tambah. Artinya pangsa pasar itu harus kita bangun dengan cara baru. Jadi IKM dan UKM perlu berkoordinasi dengan Diperindag untuk memasarkan produk. Yang terpenting jangan ingin menangnya sendiri,” jelasnya.

Diakhir FGD, Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) di Semarang bersama peserta membuat kesepakatan bersama terkait pembinaan produsen garam di Kabupaten Pati, di antaranya berisi perlu peningkatan sanksi penegakan hukum sesuai peraturan yang berlaku.(Agus Pambudi)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar