Hikmah di Balik Penerapan PPKM Level 3 Bagi Masyarakat

KBRN, Semarang : Pemberlakuan PPKM Level 3 selama libur Natal dan Tahun Baru terhitung sejak 24 Desember 2021 membuat pelaku wisata bersiap sejak dini. 

Kepala UPTD Goa Kreo Semarang Mamit Sumitra mengatakan, pengelola bahkan mesti menunda sejumlah event yang sudah di agendakan. 

"Libur Natal dan Tahun Baru sudah disiapkan panggung hiburan. Setelah kebijakan PPKM level 3, akhirnya di reschedule sebelum libur Natal," kata dia kepada rri.co.id, Senin (29/11/2021).

Menyambut libur tersebut, pengelola tetap mengambil langkah antisipatif dengan memperketat screening peduli lindungi dan protokol kesehatan bagi pengunjung di dalam area wisata.

Tidak hanya itu, pihaknya pun ikut mengkhawatirkan nasib para pedagang yang mencari rupiah. "Libur natal mereka siap, karena kondisi menunggu perkembangan," jelasnya.

Sementara,  Nanda pelaku kuliner di kawasan Simpang Lima khawatir jika  pembatasan mobilitas pada PPKM Level 3 menurunkan pendapatan

"Belum maksimal, pengunjung masuk mall harus screening bukti vaksin. Jadi pengunjung hanya bisa masuk sekali," ujarnya.

Pengamat Kebijakan Publik Pudjo Rahayu menekankan pemberlakuan PPKM level 3 sebagai sebuah proses. Pasalnya, di gulirkan sebagai upaya memberikan efek jera bagi masyarakat yang terlarut dalam euphoria PPKM level 1. 

"Menjadi semacam shock therapy, disini kedisiplinan masyarakat kuncinya. Bahkan, bisa masuk level 4 ketika mereka lengah," jelasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar