Pengurus Badko LPQ Kendal Masa Bakti 2021-2025 Dikukuhkan

KBRN, Kendal : Fungsi guru, khususnya guru Agama Islam pada era digital sekarang ini bergeser, yaitu lebih mengajarkan bagaimana menanamkan nilai-nilai etika, nilai-nilai budaya, kebijaksanaan, pengalaman dan empati sosial. Pasalnya di era digital, semua ilmu bisa dicari secara digital atau lewat mesin berupa HP. Namun untuk penanaman nilai-nilai, tidak dapat diajarkan oleh mesin.

Hal ini disampaikan oleh Sekretaris Badan Koordinasi (Badko) Lembaga Pendidikan Al Qur'an (LPQ) Provinsi Jawa Tengah H Muhammad Fauzan saat acara Pengukuhan Pengurus Badko LPQ Kabupaten Kendal masa bakti 2021-2025 di Gedung Abdi Praja Kendal, Sabtu (27/11/2021).

“Sentuhan emosional, sentuhan rohani hanya bisa dilakukan oleh guru Al Qur'an, sehingga peran guru Al Quran sangat penting, untuk  menanamkan nilai-nilai akhlakul karimah atau nilai-nilai Al Qur'an. Nilai-nilai itulah yang menjadi vaksin kepada anak didik, untuk memberikan kekuatan nilai-nilai moral, supaya terhindar pengaruh nilai-nilai yang bertentangan ajaran Al Quran,” ujarnya.

Ketua Badko LPQ Kendal H Abu Suyudi mengatakan, pengurus Badko LPQ Kendal telah melaksanakan pekerjaan dengan niat tulus, kesungguhan dan keikhlasan, yang merupakan kunci sukses dalam mengelola lembaga ini. Badko LPQ harus bisa membuat program yang kreatif dan inovatif dalam memajukan pendidikan agama Islam untuk membentuk karakter generasi muda Kendal yang Qur'ani dan cinta tanah air. “Marilah kita terus bergerak untuk masyarakat dalam memuliakan dan membumikan Al-Quran di kabupaten Kendal,” katanya.

Demikian pula Sekda Kendal Moh Toha mengatakan, LPQ telah berperan besar dalam embangun masyarakat, yang salah satunya menciptakan para penghafal Al-Qur'an. Kabupaten Kendal merupakan gudangnya prestasi dalam bidang Pendidikan Agama Islam.

Badko LPQ bertugas membina, mendorong dan mengembangkan Lembaga Pendidikan Qur'an di kabupaten Kendal, karena LPQ merupakan lembaga pendidikan Islam yang berguna untuk generasi muda, agar semua mampu membaca Al Qur'an dengan baik dan benar, yang sesuai dengan kaidah-kaidah ilmu tajwidnya. “Semoga LPQ ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat luas dengan banyaknya pondok pesantren yang dapat berperan aktif dalam membawa Kendal yang berkah, dengan program setiap desa terdapat hafidz dan Hafidza,” katanya.

Pada 2021 ini, Pemkab Kendal memberikan insentif untuk 6.333 guru TPQ dari 652 TPQ yang sudah terdaftar di Kementerian Agama Kabupaten Kendal. Masing-masing mendapat Rp. 100 ribu per bulan selama 10 bulan atau total Rp 1 juta untuk satu tahun. Semestinya sudah diberikan sebelum Lebaran lalu, namun karena adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19, maka baru diberikan mulai November ini.

 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar