Pasar Relokasi Darurat di Terminal Bahurekso Kendal Roboh lagi

KBRN, Kendal : Bangunan los pasar darurat untuk relokasi pedagang Pasar Weleri yang berada di Terminal Bahurekso Kendal roboh kembali pada Jumat (26/11/2021). Sebelumnya, bangunan los pasar yang terbuat dari baja ringan itu roboh diterpa angin kencang pada 14 September 2021. Brak yang roboh tersebut, rencananya akan dibangun lagi yang lebih kuat dengan pondasi beton ditanam. 

Pasar darurat untuk relokasi pedagang yang berada di Terminal Bahurekso terdiri dari lima blok, yakni Balok A, B, C, D, dan Blok E yang terdiri dari 1.876 los. Brak yang ambruk berada di Blok A ada 17 brak yang terdiri dari 136 los.

Kepala Dinas Perdagangan Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, los pasar yang ambruk ada 7 brak dari 17 brak yang akan diperbaiki. Hal ini dikarenakan belum dipasang penyangga dan pengait antar brak. Rencananya baru dipasang besok paginya atau Sabtu besok.

“Jadi, yang ambruk bukan yang baru lagi, tapi yang kemaren diperbaiki. Hari ini yang masih berdiri akan segera dipasang pengait antar brak dan yang tujuh besok pagi diselesaikan. Karena memang belum dipasang pengait, karena memang pekerjaannya belum selesai,” jelasnya.

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, bangunan tersebut belum diserahterimakan, sehingga masih menjadi tanggung jawab penuh pelaksana. Berdasarkan laporan yang diterima, memang sudah dijadwalkan tiang-tiang penyangga tersebut akan dipasang dengan pondasi beton yang ditanam pada Sabtu besok. Bagian atap juga belum dipasang, sehingga tidak ada kerusakan. “Jadi yang roboh itu memang belum ditancep, dan nanti sekalian besok ditancep, dibangun lagi, insya Allah selesai,” katanya.

Sementara itu, Kepala Inspektorat Pemkab Kendal, Sugeng Prayitno mengatakan, sudah melakukan audit terhadap bangunan los pasar yang roboh pertama lalu. Selain melakukan pemeriksaan langsung di lokasi, juga meminta keterangan dari semua pihak terkait, di antaranya konsultan perencana.

“Berdasarkan hasil dari audit tersebut, ada koreksi internal dari Bupati Kendal, yakni untuk Dinas Perdagangan Kendal sebagai PPK diminta untuk memerintahkan pihak perencana supaya mengulangi  perencanaan dengan perhitungan teknis, sebagai dasar pelaksanaan perbaikan di lapangan. Juga kepada pihak Dinas PUPR Kendal sebagai pihak yang menyetujui perencanaan teknis, agar hati-hati dan teliti dengan dipertimbangkan perhitungan teknis,” jelasnya.

Rencananya pasar darurat tersebut mulai ditempati pada Desember mendatang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar