Generasi Muda Perlu Dikenalkan Budaya Jawa Sejak Dini

KBRN, Semarang: Pesatnya kemajuan teknologi informasi dan komunikasi ternyata tidak menyurutkan antusias puluhan anak muda dari Kota Ukir untuk tetap menjaga eksistensi budaya.

Gadis muda usia sekolah hingga mahasiswa tampak anggun dan gemulai membawakan tarian perang barong di halaman Anjungan Kabupaten Jepara, Grand Maerokoco, Sabtu, (23/10/2021).

Setiap gerakkan yang mereka tampilkan menunjukan ketulusan jiwa dalam mempelajari kesenian asli Jepara itu. 

Dewan Kesenian Jepara Kustam Eka Janu kepada mengatakan, dalam mencari bakat pihaknya terjun langsung ke sekolah. 

"Kaderisasi di prioritaskan untuk anak usia 15 sampai 25 tahun agar mudah memaknai dan memahami budaya," katanya.

Berbagai event skala lokal dan nasional sudah pernah di ikuti. 

Sebab, dengan mengenalkan budaya sejak usia dini dapat membangun generasi emas di kemudian hari. 

"Jepara memiliki segudang kesenian untuk dikembangkan sekiligus di pertahankan eksistensinya," ungkapnya.

Menurutnya, generasi muda sekarang bukan melupakan tradisi. Namun, perkembangan teknologi membuai mereka. 

Pasalnya, jika teknologi di manfaatkan dapat menjadi media untuk mengenalkan nilai dan budaya. 

"Sekarang marak event virtual, untuk mengenal budaya cukup dengan akses melalui gadget," terangnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00