Pemkot Semarang Perbaiki Jalan Rusak Akibat Ducting

KBRN, Semarang :  Pemerintah Kota Semarang ingin menurunkan seluruh kabel fiber optik yang bergelantung di udara. Untuk itu, Pemerintah Kota Semarang bersama KSO PT Moratelindo dan PT Bhumi Pandanaran Sejahtera (BPS) membangun sarana ducting untuk menata estetika kota. 

Sekda Kota Semarang Iswar Aminuddin menjelaskan, pembangunan ducting kini baru tahap pertama. Jarak proyek ducting pada tahap ini baru sekitar 23 kilometer. Rencananya, sistem ducting akan diterapkan di seluruh ruas jalan.  

Iswar menegaskan, setiap pembangunan pasti ada sisi baik dan buruk. Pemkot memiliki tujuan baik yakni memperbaiki estetika kota. Di sisi lain, pembangunan menimbulkan gangguan, di antaranya kerusakan infrastruktur. Kerusakan akibat penggalian pasti terjadi. Pengembalian infrasktruktur menjadi seperti semula pun perlu waktu. 

"Perbaikan secara alami, tanah terjadi pemadatan kurang lebih satu sampai dua bulan. Biar jadi kepadatan dulu. Kami sudah minta Moratelindo dan BPS tolong diaspal kembali rata," katanya, Kamis (16/9/2021) 

Menurut dia, tahun mendatang kemungkinan akan dilakukan pelapisan ulang agar kondisi jalan tetap stabil. Adapun proyek ducting tahap pertama seharusnya rampung pada September ini. Kemudian akan dilanjutkan tahap berikutnya untuk seluruh jalan di Kota Semarang. 

Namun, pada tahap pertama, sempat ada kendala suplai bahan terutama box sculper. Saat penggalian sudah dilakukan, material belum datang. Pihak penyuplai mengalami gangguan transportasi akibat penyekatan selama PPKM. Sumber daya manusia (SDM) pun tidak maksimal dalam bekerja memberi kesiapan bahan baku. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00