Pedagang Pasar Johar Akan Pindah Dengan Sistem Undian

KBRN, Semarang : Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang Fravarta Sadman mengatakan, pedagang yang saat ini menempati pasar relokasi di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) akan mulai masuk ke kawasan Johar pada 23 September ini. Pemindahan tahap satu ini tidak dilakukan secara bersama. 

Dinas Perdagangan sudah memasang nomor lapak di pasar yang bakal ditempati pedagang. Adapun, teknis undian masih akan dirapatkan, namun pada intinya, undian dilakukan secara online. 

Pihaknya memiliki data seluruh pedagang yang telah terverifikasi. Pedagang akan mendapat notifikasi mengenai nomor lapak dan waktu pemindahan melalui nomor telepon masing-masing. Begitu mendapatkan notifikasi, mereka bisa langsung menempati lapak dan berjualan. 

"Jadi, pindahan tidak langsung bareng-bareng. Pedagang akan dapat notifikasi lapaknya dimana, kapan pindahnya," ungkap Fravarta 

Pemindahan tahap pertama, pedagang akan menempati Johar Tengah, Johar Utara, dan Kanjengan. 

Kapasitas masing-masing tempat pun berbeda. Johar tengah dapat memuat 782 pedagang, Utara 519 pedagang, sedangkan Kanjengan 734 pedagang. Sementara, data pedagang yang telah masuk verifikasi sebanyak 3.802 pedagang. 

Tentunya tiga blok itu belum dapat memuat seluruh pedagang. Dinas Perdagangan masih memiliki Johar Selatan yang berkapasitas 704 dan basement Alun-Alun Johar yang dapat memuat 321 pedagang. 

"Kalau dapat undian Johar Selatan jadi nanti mungkin pindahnya Januari karena dari kontraktor menyampaikan Johar Selatan rampung Desember," imbuhnya. 

Pemerintah Kota Semarang juga akan merehab Shopping Center Johar (SCJ). Saat ini, pihaknya masih menggodok rencana itu untuk penempatan pedagang Johar. Diperkirakan, SCJ dapat menampung 1.800 pedagang.  

Menurut dia, pemkot sudah berusaha mengakomodir pemindahan pedagang sebaik-baiknya. Formula terbaik tanpa ada intervensi dari pihak manapun, juga sedang dicari. 

Ia pun memberi pemahaman, bahwa pemindahan kembali ke kawasan Johar bukan berarti kembali ke titik semula. 

Kondisi Johar saat ini sudah berbeda dengan kondisi dulu, sehingga pemindahan harus mengikuti sesuai zonasi yang ditetapkan.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00