Kesembuhan Pasien Covid-19 RSUD Sunan Kalijaga Demak Tembus 80 Persen

KBRN,Demak : Pasca mengalami lonjakan drastis jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 RSUD Sunan Kalijaga pada medio Mei sampai Juni pada puncaknya. Angka kesembuhan pasien terus mengalami kenaikan bahkan mencapai 80 persen.

Tercatat, data awal pasien positif Covid-19 yang menjalani isolasi di RSUD Sunan Kalijaga sebanyak 114 orang pasien. Namun, kini hanya tersisa 20 orang pasien yang masih menjalani perawatan intensif.

“Sudah mengalami penurunan signifikan, di banding bulan kemarin.  Beberapa ruang isolasi yang kemarin sempat penuh bahkan kita lakukan alih fungsi ruang perawatan sekarang sudah kosong tidak ada pasiennya. Sehingga beberapa ruang isolasi sudah kita tutup,” ungkap Kepala Bidang Pemasaran dan Rekam Medis RSUD Sunan Kalijaga dr Abdul Rahman kepada RRI, Jumat (23/7/2021).

Menurut dia, tingkat kesembuhan pasien Covid-19 di RSUD Sunan Kalijaga yang fantastis, merupakan kabar baik dan motivasi bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi. Harapannya, stigma negatif tentang tingginya angka mortalitas pada penderita Covid-19 bisa di tekan.

“Intinya dengan banyaknya pasien covid-19 yang sembuh bisa menjadi angin segar bagi masyarakat yang sedang menjalani isolasi agar resiko stress bisa di minimalisir,” imbuhnya

Adapun, tingginya angka kesembuhan pasien covid-19 di RSUD Sunan kalijaga, lanjut dia,  di pengaruhi beberapa faktor. Pertama, motivasi penuh berupa dukungan dari keluarga sehingga pihak rumah sakit selalu menekankan pada pasien agar senantiasa menjalin komunikasi dengan keluarga.

“Sebelum masuk ruang isolasi, pihak rumah sakit memberikan edukasi bagi keluarga supaya keluarga pasien juga tenang.  Soalnya penyakit ini bagi keluarga kadang-kadang di sembunyikan, dan akhirnya kita edukasi. Intinya keluarga kita minta selalu berkomunikasi dan  memberikan support serta selalu menanyakan kabar dan kondisi pasien,” katanya.

Lebih lanjut, ketika menjalani masa isolasi pihak rumah sakit selalu memberikan edukasi berupa pendekatan psikologis dan spiritual. Adapun, faktor penentu tingginya kesembuhan pasien covid-19 kuncinya ada di faktor psikologis dan penanganan yang tepat.

“Dari tenaga kesehatan kita selalu melakukan monitoring rutin dengan menanyakan keluhan, dan tak lupa kita berikan support bagi mereka untuk meningkatkan ibadah, berdzikir,  dan yang mesti menjadi perhatian jangan sampai cemas, tenang, dan selalu bersemangat saat menjalani  isolasi di rumah sakit,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00