Triwulan Kedua, Pembayaran PBB-P2 Kota Magelang Capai 45 Persen

KBRN, Magelang : Angka partisipasi masyarakat Kota Magelang dalam memenuhi kewajibannya membayar  Pajak Bumi Bangunan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) cukup tinggi.

Terbukti, dalam enam bulan awal masa pembayaran PBB- P2 tahun 2021 ini, Badan Pengelola Keuangan  dan Aset Daerah ( BPKAD) Kota Magelang telah menerima setoran PBB-P2 sebesar Rp 2.529.630.963 atau sudah mencapai 45 persen dari target.

“Hingga 23 Juni ini,  setoran PBB -P2 Kota Magelang telah mencapai Rp 2.529.630.963 dari target yang ditetapkan sebesar Rp 5.600.000.000 atau mencapai 45 persen,” kata Kepala BPKAD Kota Magelang, Wawan Seetyadi, Rabu (23/6/2021).

Wawan mengatakan, pokok ketetapan pajak tahun  2021 ini sebesar Rp 7.103.255.009 dengan jumlah  objek  pajak sebanyak 36.980 yang tersebar di 17 kelurahan di tiga kecamatan yang ada di Kota Magelang.

Menurutnya, penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) yang bersumber dari PBB-P2 di Kota Magelang dalam lima tahun terakhir terus mengalami peningkatan.Yakni, di tahun 2016 lalu dari target Rp4.737.426.000 tercapai 117, 23 persen atau sebesar Rp 5.52.47.605.

Kemudian di tahun 2017,  dari target  yang ditetapkan sebesar Rp5.600.000.000 terealisasi Rp 6.436.000.000 atau  mencapai 114,95 persen dari target.

Sedangkan di tahun 2018 kemarin,  dari target Rp Rp 5.700.000.000  tercapai 6.223.101.481, dan di  tahun 2019 kemarin dari target Rp  6 miliar, terealisasi sebesar Rp 6,6 miliar atau 11,44 persen.

“Sementara di tahun 2020, dari target Rp 5,6 miliar terealisasi Rp 6,3 miliar atau mencapai 113,29 persen. Berarti, selama lima tahun terakhir capaian target penerimaan PBB-P2 di Kota Magelang dapat tercapai 100 persen lebih,” imbuhnya.

Wawan mengatakan, meskipun pencapaian penerimaan PAD dari PBB- P2 tersebut   terus mengalami peningkatan , tetapi pihaknya terus membuat terobosan agar capaian realisasi PBB-P2 dapat meningkat jauh lebih baik dibandingkan tahun -tahun sebelumnya.

Terobosan yang dilalukan, antara lain penggunaan berbagai aplikasi untuk mempermudah pembayaran PBB-P2, seperti memanfaatkan aplikasi internet banking, anjungan tunai mandiri (ATM), dan juga pemanfaatkan layanan dompet tunai.

“Semuanya itu dilakukan untuk mepermudah masyarakat membayar pajak. Dengan memanfaatkan gawair dari rumah, masyarakat bisa membayar pajak,” katanya.

Selain itu,  untuk mengapresiasi masyarakat yang taat membayar pajak sebelum jatuh tempo pada akhir September mendatang, pihaknya juga melakukan  kegiatan pembayaran PBB – P2 Panutanm dengan berbagai macam  hadiah . dan hadiah utama berupa satu unit sepeda motor.

 Wali Kota Magelang, Muhammad Nur Azis mengatakan,  peningkatan penerimaan PAD yang bersumber dari PBB-P2 tersebut merupakan keberhasilan bersama. Karena, peningkatan penerimaan PAD tersebut tidak lepas dari kesadaran masyarakat yang membayar pajak secara tepat.

Ia berharap, seiring dengan pengelolaan PBB-P2 terus ditingkatkan, baik di bidang profesionalisme, keterbukaan dan inovasi teknologi khususya, teknologi revolusi industry 4.0 dalam bidang dalam bidang pengelolaan PBB-P2. (Dyas)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00