Rumah Sakit Penuh, Puskesmas Disiapkan Buat Pasien Covid-19

KBRN, Kendal : Semua rumah sakit di Kabupaten Kendal yang saat ini digunakan untuk ruang pasien Covid-19, kondisinya sudah penuh.

Penuhnya ruang pasien, karena pada pekan ini mengalami lonjakan kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

Untuk itu, Pemkab Kendal menyiapkan ruang pasien Covid di beberapa puskesmas dan Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC).

Data di Dinas Kesehatan Kendal pada Senin (21/6/2021) sore, jumlah kasus positif Covid-19 saat ini sebanyak 1.116 orang, mengalami penambahan sebanyak 59 kasus dari kemarin.

Padahal pada Sabtu sebelumnya, jumlah kasus positif masih di bawah angka seribu, yakni sebanyak 955 orang, yang mengalami penambahan sebanyak 172 dari hari sebelumnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal Ferinando Rad Bonay mengatakan, saat ini  semua rumah sakit di Kendal untuk ruang  pasien Covid  sudah penuh, sehingga ruang UGD dijadikan transit. Sekaligus sambil menunggu, jika  ada  pasien yang  keluar  dari ruang Covid. 

Selain RSDC, pihak Dinkes menyiapkan empat puskesmas yang akan melakukan  rawat inap pasien Covid, yakni Puskesmas Kendal 1, Puskesmas Boja, Puskesmas Rowosari 2,  dan  Puskesmas Sukorejo, total ada 38 tempat tidur yang disiapkan.

Ruang Covid-19 yang disiapkan di puskesmas akan digunakan untuk pasien dengan gejala ringan.

"Sebenarnya  tiap rumah sakit sudah siap menambah ruang, namun butuh waktu untuk menyiapkan tenaga medisnya, seperti RSUD dr Soewondo Kendal," ungkapnya.

Ferinando mengatakan, untuk RSDC dari 96 ruang, saat ini sudah terisi sebanyak 29 pasien.

Namun, melihat kondisi yang kasusnya terus meningkat, maka kapasitas RSDC akan dimaksimalkan, yakni menambah cadangan sebanyak 43 ruang. 

Bupati Kendal Dico M Ganinduto mengatakan, untuk mengantisipasi melonjaknya kasus Covid-19, upaya yang dilakukan menyiapkan tempat isolasi di wilayah kecamatan, terutama kecamatan yang zona merah.

Saat ini sudah ada 11 kecamatan yang zona merah. "Untuk kecamatan yang zona merah supaya menyiapkan tempat isolasi," katanya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00