Mie Instan di Pasar Perbalan Naik

Mie_Instan_pasar_Perbalan.(11-08-22)

KBRN, Semarang : Isu kenaikan harga mie instan sampai tiga kali lipat semakin jelas terdengar. Namun sebenernya harga mie instan memang sudah naik, meskipun belum sampai tiga kali lipat. Salah satunya di Pasar Perbalan Kota Semarang. 

Hal tersebut dirasakan oleh salah satu pedagang yang bernama Yuli Mariyuti. Dia  mengatakan, mie instan mengalami kenaikan bahkan sebelum adanya 11% pajak pendapatan negara (PPN).  

“Waktu PPN itu sudah naik, terus ini PPN naik lagi, ya nambah naik, terus mulai naik itu sejak satu juli kemarin,” jelas Mariyuti Kamis (11/8/2022). 

Mariyuti juga mengungkapkan, mie instan ini sudah naik gelombang kedua, ia membeli satu kardus di gelombang pertama naiknya Rp 3.800- Rp 4.000, dan di gelombang ini naiknya sampai Rp 7.500 - Rp 8.000 per kardus.  

“Untuk satu mie instan ya saya jual tiga ribu soalnya saya kan bakulke (mendagangkan),” sambung perempuan yang disapa Iyut tersebut. 

Menurut Maryuti, pembeli tidak mengeluh lantaran karena memang butuh jadi berapa pun naikinya tetap dibeli. Semua jenis mie instan dan mie jawa berbagai merek di tokonya mengalami kenaikan. 

Hal senada juga dikatakan oleh Endang Purwati pedagang toko kelontong yang menuturkan semua mie instan berbagai merek, mie jawa, mie bihun melonjak naik. 

“Semua mundhak (naik), ga ada yang ga mundhak, aku dulu normalnya beli (mie bihun) ini Rp 27 ribu,  sekarang Rp 35 ribu perkilogramnya,” papar Purwati sambil menunjukkan sekilogram mie bihun.

Sama seperti Maryuti, ditoko Endang semua mie instan naik Rp 3.500 ribu sampai harga Rp 4.000 ribu. (vin)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar