Geliat UMKM Seiring Penurunan Kasus Covid-19

KBRN, Semarang : Seiring dengan penurunan kasus Covid-19 serta aktifitas masyarakat mulai normal, penjualan furniture naik hingga 30 persen melebihi target. Menurut Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Jawa Tengah Ema Rahmawati, ketika awal pandemi UKM mengalami penurunan omzet hingga 30 persen.

Saat ini UKM sudah mulai bangkit dan untuk barang ekspor mulai melesat dan melebihi target. “Alhamdulillah furnitur saja kita malah naik 30 persen ini, melebihi target, karena ternyata di Eropa itu di masa pandemi ini ternyata orang malah resik –resik (bersih-bersih), benerin rumah, mengganti furniture. Ini merupakan peluang bagi kita untuk ekspor furniture untuk diperbesar,” ucapnya kepada RRI, Senin (25/10/2021).

Sebelumnya, ketika kasus Covid-19 naik pada tahun 2020 hingga pertengahan tahun 2021, UMKM mengalami penurunan omset dan tenaga kerja hingga 30 persen.

Selain sektor furniture yang mengalami peningkatan di masa pandemi, Ema menjelaskan penurunan kasus Covid-19 ini juga dibarengi dengan omzet penjualan keramik naik hingga 300 persen dan di sektor kuliner juga mulai merangkak naik. Ia menegaskan, saatnya masyarakat dituntut untuk kreatif dan produktif agar dapat bertahan dimasa pandemi ini.

Penjualan makanan ke luar Jawa saat ini sedang ramai, menurutnya penggiat UKM didorong untuk masuk ke dunia digital. Karena dengan memasuki dunia bisnis digital para penggiat UKM dapat menaikkan omset penjualan karena penjualan akan semakin meluas. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00