Jelang Lebaran, Pedagang Pakaian Pasar Tradisional Dipadati Pengunjung

KBRN, Batang : Menjelang Idul Fitri mayoritas masyarakat Kabupaten Batang berduyun-duyun menuju pasar tradisional untuk berbelanja kebutuhan hari raya.

Pasar tradisional sampai saat ini masih diminati sebagian besar warga Batang, karena harga yang lebih terjangkau dan kualitasnya pun tak kalah dengan lainnya.

Mayoritas pengunjung yang berbelanja adalah untuk memenuhi kebutuhan jelang hari raya, seperti busana muslim, gamis, baju koko dan lainnya.

Beberapa pedagang yang sempat ditemui mengaku Lebaran tahun ini meski masih dalam suasana pandemi Covid-19, namun masih lebih baik dari tahun lalu.

“Tahun ini lumayan ramai mas daripada tahun kemarin, penjualan lebih meningkat 50-80 persen. Kalau tahun lalu sepi pengujung jadi berbeda jauh mas,” ungkap Kustinah penjual busana muslim, di kios Pasar Kabupaten Batang, Minggu (9/5/2021).

Geliat perekonomian lebih terpacu cukup kencang, karena mulai diizinkannya beberapa toko kelontong untuk dibuka dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Demikian pula untuk kebutuhan kue-kue lebaran masyarakat Kabupaten Batang lebih memilih berbelanja di pasar karena harganya lebih terjangkau dibandingkan di sejumlah toko maupun swalayan.

Pedagang kue dan roti, Yasin mengutarakan, penjualan makanan kecil mulai dari kue lebaran mengalami peningkatan penjualan.

“Omset meningkat 100 persen dibandingkan tahun lalu hanya 50 persen. Tahun kemarin sepi pembeli mas,” bebernya.

Menjelang lebaran, lanjut dia, masyarakat banyak yang membeli kue kering untuk sajian menyambut tamu atau tetangga.

Saat ini suasana pasar tidak begitu padat, namun warga akan mulai memadati pasar Batang pada H-2 untuk membeli bahan-bahan membuat menu khas lebaran seperti ayam dan ketupat.

Salah satu pengunjung, Ghofur lebih memilih membelikan baju lebaran putranya di pasar karena harga yang lebih ekonomis.

“Sekarang lebih nyaman karena pengunjungnya tidak terlalu padat, apalagi masih ada Covid-19,” terangnya.

Ia bersama keluarga pun telah menyiapkan hidangan lebaran, seperti kue-kue lebaran. Baginya dan keluarga, lebaran tidak lengkap tanpa menu spesial khas Batang longtong opor. Menu tersebut wajib disajikan di atas meja makan saat hari raya.

Ia juga mengharapkan, pandemi segera selesai, agar perekonomian warga Batang kembali pulih.

“Cari rezeki jadi lancar lagi, tidak seperti sekarang serba dibatasi ruang geraknya,” pria yang berprofesi sebagai wiraswasta.

Untuk suasana lalu lintas di depan pasar induk Kota Batang masih ramai lancar kendaraan hanya didominasi sepeda motor dan bus-bus kecil yang mengangkut warga desa untuk berbelanja kebutuhan lebaran. (MC Batang Jateng/Heri)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00