BI Jateng Launching Mall SIAP QRIS

KBRN, Semarang : Dalam rangka mendorong perluasan QRIS yang meliputi transaksi, merchant, dan pengguna melalui kegiatan on boarding, edukasi dan showcase, Bank Indonesia menyelenggarakan Pekan QRIS Nasional (PQN). Kegiatan tersebut diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia pada 15 – 20 Agustus 2022.

Di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, PQN dirangkaikan dengan perayaan HUT RI ke-77, dengan kegiatan antara lain Ngebis Ngagem QRIS, Sosialisasi Pembayaran PDAM dengan QRIS, Launching 3 Mall SIAP QRIS, Sosialisasi QRIS pada Dharma Wanita Kota Semarang dan Grebeg Pasar SIAP QRIS Kendal.

Tiga Mall Sehat, Inovatif, Aman Pakai (SIAP) QRIS di Kota Semarang yang dilaunching tersebut yakni DP Mall, Java Mall, dan Mall Ciputra.

"Ketiga mall tersebut telah memenuhi kriteria pusat perbelanjaan SIAP QRIS, yakni 80% tenant telah menyediakan kanal pembayaran QRIS," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah Rahmat Dwi Saputra, Rabu (17/8/2022).

"Program SIAP QRIS merupakan hasil kolaborasi antara Bank Indonesia dan Kementerian Perdagangan untuk memperluas implementasi QRIS pada pasar tradisional dan pusat perbelanjaan, sehingga dapat membantu memperlancar konsumsi masyarakat di era pandemi dan endemi," imbuhnya.

Dengan diresmikannya ketiga mall tersebut, maka akan menggenapi jumlah mall SIAP QRIS di Kota Semarang menjadi sebanyak 5 mall.

Setelah diresmikan, nantinya akan terdapat banner di pintu masuk mall yang menunjukan identitas mall SIAP QRIS dan petunjuk penggunaan QRIS.

"Ini merupakan upaya memberikan informasi kepada masyarakat bahwa QRIS sudah ada di mall tersebut, sekaligus menggiatkan penggunaannya," ucap Rahmat.

Ditegaskan pula, bahwa target penambahan pengguna QRIS di Jateng sebanyak 2.163.000, sedangkan pencapaian penambahan pengguna per Juni mencapai 1.110.422.

"Untuk pertumbuhan jumlah merchant per Juni: 124,9 persen (yoy), 1.515.430 merchant. Sementara nominal transaksi per Mei: 243 persen (yoy) atau Rp294 miliar dan pertumbuhan volume transaksi per Mei sebesar 60 persen (yoy) atau 3.752.885 transaksi," pungkasnya.

Dalam kegiatan launching tersebut, juga diberikan paket sembako untuk ke-5 kalinya kepada para petugas kebersihan dan tukang parkir di wilayah KPwBI Prov Jateng sebanyak 150 pcs paket sebagai bentuk kepedulian dan terima kasih atas dukungan kepada setiap kegiatan KPwBI Prov Jateng.

Pemberian bantuan sembako tersebut dibagi dalam 4 tahap, yakni tahap I dengan penerima bansos: PPBI dan masyarakat disekitar rumah pegawai Bank Indonesia; Tahap II dengan penerima bansos: PPBI, hansip komplek RBI, mantra kerja BI, panti asuhan dan pondok pesantren.

Tahap III dengan penerima bansos: PPBI, anak-anak panti asuhan, tuna netra dhuafa, tuna dhaksa dhuafa, pedagang keliling dhuafa, guru mengaji dhuafa, dan lansia dhuafa di wilayah Semarang (bekerjasama dengan IZI).

Kemudian tahap IV dengan penerima bansos: warga kelurahan Tanjung Mas yang terdampak rob. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar