KONI Semarang Diingatkan Jangan Terlena Juara Umum

KBRN, Semarang : Ajang Porprov Jateng, Kota Semarang selalu juara umum. Hal ini tidak terlepas dari kerja keras semua element olahraga, IOCO, para Atlet, KONI Kota Semarang dan Pemkot Semarang.

Namun demikian, label Juara Umum ini jangan menjadikan terlena dalam pembinaan prestasi atlet yang akhirnya terjadi penurunan prestasi.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Semarang Pravarta Sadman, saat memberikan pengarahan dalam “Evaluasi Semester 1 Tahun 2022 KONI Kota Semarang Tahun 2022, Sabtu.

“Hasil evaluasi Popda yang telah kita laksanakan, Kota Semarang kalah dari Kota Solo meski hanya selisih empat medali, namun secara perolehan medali terjadi penurunan, ini yang harus kita perhatikan juga untuk atlet-atlet di masing-masing IOCO,” ujar Pravarta.

Apalagi lanjut Pravarta, ajang Porprov Jateng sudah semakin dekat sehingga semua yang ada di dalamnya harus benar-benar mempersiapkan secara maksimal.

“Jangan karena selama ini kita Juara Umum, kita jadi kendor persiapannya, kendor latihannya, kendor koordinasinya. Karena daerah lain pasti akan lebih giat dalam persiapannya. Jadi saya minta jangan terlena,” pesan Pravarta.

Selain itu, Pravarta Sadman juga meminta Pengurus KONI Kota Semarang untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh kepada prestasi atlet dan juga pengurus IOCO.

“Evaluasi jangan hanya pada atletnya tapi juga kepada jajaran pengurus IOCO nya,” pesan Pravarta.

Sementara Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang Rahmulyo Adi Wibowo memberikan apresiasi atas semangat KONI Kota Semarang dalam memajukan olahraga.

“Saya sangat mengapresiasi atas semangat teman-teman KONI Kota Semarang dalam memajukan olahraga di Kota Semarang,” ujar Rahmulyo.

Terkait dengan evaluasi anggaran, Rahmulyo berpesan dalam pengeloalaan anggaran, baik dari perencanaan, penganggaran, pelaksanaan dan laporan harus berlandaskan kehati-hatian.

Sementara itu Sekretaris Komisi D DPRD Kota Semarang Anang Budi Utomo menambahkan, pada anggaran hibah Tahun 2022 hanya diperbolehkan untuk IOCO non profesional alias amatir.

“Dalam menyusun anggaran juga harus berlandaskan yuridis, sosiologis dan filosofisnya, sehingga tidak sekedar membuat anggaran,” pesan Anang.

Ketua Umum KONI Kota Semarang Arnaz Agung Andrarasmara menyampaikan terima kasih kepada jajaran Pengurus KONI Kota Semarang yang tetap solid, guyub dan semangat dalam membangun prestasi olahraga.

Dalam hal anggaran, Arnaz juga yakin serapan anggaran akan sesuai dengan schedule yang telah ditetapkan, sehingga tidak akan terjadi permasalahan kedepannya.

“Jadi saat ini eranya dalam penggunaan anggaran tidak hanya sekedar terserap, tapi harus pada pembinaan dan prestasi atlet,” pungkas Arnaz.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar