Warga Krapyak Doa Lintas Agama Untuk Bangkitkan Perekonomian

KBRN, Semarang : Warga Krapyak Kota Semarang menyelengarakan acara halalbihalal dan bazar kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di halaman kampus Universitas Widya Manggala Semarang jalan Subali Raya no 12 Krapyak, Kota Semarang, Sabtu (28/5/2022).

Kegiatan warga Krapyak itu dengan tema “Rajut Harmoni Perkuat Silaturahmi” dengan menggelar doa bersama lintas agama Islam, Kresten, Katolik, Hindu, Budha dan Konghucu.

Ketua Panitia Halalbihalal dan Bazar Kuliner UMKM, Iswahani menuturkan, semua tokoh agama berkumpul untuk merajut kebersamaan dengan doa bersama untuk bangkitkan ekonomi.

“Semuan tohoh agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Budha bahkan Konghucu kompak, bisa menuju satu titik  untuk berhalal bihalal dan berdoa untuk ekonomi bangkit,” tuturnya.

Menurutnya kebangkitan ekonomi dimulai dari UMKM, karena peran UMKM sebagai ujung tombak untuk bangkitnya ekonomi ditengah pandemi sekarang ini.

“Kebangkitan ekonomi dimulai dari UMKM, karena kalau UMKM itu bangkit maka roda perekonomian akan kembali normal setelah lebih dari dua tahun terdampak dari pandemi,” katanya.

Dalam menyelenggarakan kegiatan ini, lanjutnya, kami telah berkoordinasi dengan semua tokoh masyarakat di wilayah Krapyak untuk menciptakan suasana kebersamaan tanpa memandang agama,suku, ras dan golongan.

“Kita berembuk tokoh masyarakat dimana kita akan membuat satu acara yang melibatkan lintas agama. Untuk itu saya mohon arahan dari tokoh agama baik itu dari sesepuh Nahdlatul Ulama dan dari tokoh masyarakat lainnya di Krapyak,” ungkapnya.

Sementara itu, kegiatan Halal Bihalal dan Bazar kuliner Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) warga Krapyak itu juga dihadiri oleh Wakil Walikota Semarang, Hj. Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Wakil Wali akota Semarang atau yang akrab dipanggil Bu Ita, sangat mengapresiasi kegiatan yang dieselenggarakan warga Krapyak itu. Pihaknya berharap kegiatan itu dapat terus berlanjut.

“Ini baru pertama kali ada di Kelurahan, acara Halal Bihalal Kebangsaan seperti ini harus terus berlanjut dan  tidak hanya seremoni saja. Untuk UMKM ini harus terus disupport, untuk bangkitkan perekonomian setelah terpuruk akibat pandemi,” harapnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar