Entaskan Kemiskinan Ekstrim, ISMI Didorong Kembangkan Dombos

KBRN, Wonosobo : Mengingat potensi Domba Wonosobo (Dombos) punya nilai ekonomi yang menjanjikan untuk dikembangkan, diharapkan Ikatan Saudagar Muslim Indonesia (ISMI)  melirik keberadaaanya. Pasalnya, jika terkelola dengan sentuhan tehnologi yang tepat akan menjadi solusi efektif dalam pengentasan kemiskinan ekstrim di Wonosobo.

“Dombos menjadi magnet ekonomi baru di Wonosobo, saya berharap ISMI melirik dan mau mengelolanya  tentu dengan sentuhan tehnologi yang tepat, sehingga berdampak meningkatnya ekonomi dan pengentasan kemiskinan ekstrim di Wonosobo,” tutur Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat dalam sambutan arahannya saat acara Halal Bihalal Halaqah Ulama Umara dan Cendekian Muslim Indonesia se-Kabupaten Wonosobo di Pendopo Selatan, Rabu, (25/05/2022).

ISMI sebagai wadah pengusaha muslim adalah sentral pembangkit perekonomian pasca pandemi, dengan penerapan konsep ekonomi yang rahmatan lil alamin atau mengedepankan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, ISMI didorong mampu menganalisa data secara tajam dan akurat, membaca situasi masa kini, dan menerapkan strategi aplikatif terhadap pengelolaan dombos masa depan.

Kehadiran ISMI mampu mengambil peran strategis mengurai persoalan kemiskinan di Wonosobo. 

"Saya harap ISMI mengambil peran strategis mengurai kemiskinan di Wonosobo, saya optimis kita dapat keluar dari zona merah kemiskinan,” jelasnya.

Hal senada diungkapkan Ketua ISMI Koordinator Wilayah Jawa Tengah, KH Abdullah Yazid. Yang menjelaskan bahwa pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat dapat diwujudkan melalui edukasi dan pemanfaatan potensi daerah seperti pertanian dan peternakan. 

Menurutnya, varietas dombos menjadi peluang ekonomi yang besar untuk dikelola, maka pengusaha muslim harus membaca ini dan mau mengelolanya dengan lebih baik lagi.

“Saya harap varietas dombos bisa dikelola lebih baik lagi, utamanya oleh anak muda, sebab komunikasi dan transformasi informasi akan lebih mudah,” ujarnya.

Acara yang juga dihadiri Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wonosobo, DR KH Muchotob Hamzah tersebut, selain halal bilhalal juga dilaksanakan Pengukuhan Pengurus ISMI Organisasi Daerah Wonosobo Masa Bakti 2022-2027. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar