Kakanwil Kemenkumham Jateng Lantik 41 Pejabat Baru UPT Pemasyarakatan

KBRN, Semarang : Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, A Yuspahruddin, Kamis (2/12) melantik dan mengambil sumpah 41pejabat baru Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang ada di wilayah Jawa Tengah, 19 orang diantaranya akan menduduki posisi Kepala UPT.

Prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah tersebut belangsung di aula Kantor Wilayah, Jalan dr. Cipto Semarang dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Pada kesempatan itu juga, Kakanwil Kemenkumham Jateng melantik 2 pegawai yang beralih status menjadi Kurator Keperdataan di Balai Harta Peninggalan Semarang.

Dalam sambutannya, Kakanwil kembali mengingatkan tentang fungsi seorang Aparatur Sipil Negara.

"Anda semua adalah ASN. ASN itu fungsinya tidak banyak, fungsinya 3 saja. Satu pelaksana kebijakan publik, yang kedua pelayan publik, yang ketiga perekat dan pemersatu bangsa," ucapnya.

"Kalau ada kebijakan publik yang dikeluarkan oleh Pemerintah, maka anda harus paling depan untuk melaksanakannya. Suka tidak suka, senang tidak senang harus dilaksanakan. Anda adalah pelayan, bukan bos. Jadi walaupun dipakaikan pangkat ini, tapi anda jabatannya adalah pelayan. Meskipun pangkatnya banyak, bintangnya ada, itu bukan bos tetapi tetap menjadi pelayan masyarakat," tegasnya.

Yuspahruddin juga mengingatkan tentang hakikat petugas Pemasyarakatan yang memiliki 3 tugas utama, yaitu pengamanan, pembinaan dan pembimbingan warga binaan. Khusus pengamanan, Kakanwil memberikan penekanan lebih.

"Dan paling penting adalah keamanan. Kita diperintahkan oleh Undang-Undang untuk menjaga keamanan. Harus menjaga kondisi Lapas dan Rutan dengan baik. Oleh karena itu saya menganggap penting, bahwa pengamanan itu sangat-sangat penting," ucapnya lugas.

Lebih konkrit, Yuspahruddin meminta seluruh Lapas dan Rutan di Jawa Tengah untuk bersih dari keberadaan Handphone ilegal.

"Saya titip kepada saudara sekalian supaya HP tidak boleh berada di dalam Lapas dan Rutan," pungkasnya. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar