Bupati Semarang Daftarkan Indikasi Geografis Kopi Robusta Gunung Kelir di Kemenkumham

KBRN, Semarang : Bupati Semarang Ngesti Nugraha, mendaftarkan Indikasi Geografis Kopi Robusta Gunung Kelir di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Rabu (1/12/2021). Kehadiran orang nomor satu di Kabupaten Semarang tersebut diterima langsung oleh Kakanwil Kemenkumham Jateng A. Yuspahruddin.

Seusai diterima Kakanwil, Ngesti Nugraha menyerahkan berkas pendaftaran ke petugas. Dalam waktu tidak lebih dari 10 menit pemberkasan dokumen Hak Indikasi Geografis Kopi Robusta Gunung Kelir sudah selesai.

“Kopi Robusta Gunung Kelir ini pemasarannya sudah Go Internasional. Jadi Pemasarannya sudah kuat, pasarnya sudah sampai ke mancanegara. Ini dikembangkan di atas lahan seluas 30 hektare, dengan produksi sebanyak 3 ribu ton per tahun,” kata Ngesti Nugraha kepada wartawan.

“Adapun produksi Kopi Robusta Gunung Kelir ini berada di lahan pertanian di wilayah kecamatan yang ada di Kabupaten Semarang, diantaranya Jambu, Sumowono, Getasan dan Banyubiru,” imbuhnya.

Kakanwil Kemenkumham Jateng, A. Yuspahruddin mengapresiasi Bupati Semarang yang telah datang langsung ke kantornya untuk mendaftarakan sendiri Indikasi Geografis Kopi Robusta Gunung Kelir.

“Kami sangat mengapresiasi Bupati Semarang yang langsung hadir sendiri untuk mendaftarkan Indikasi Geografis Kopi Robusta Gunung Kelir. Kami akan segera membantu dan mengkoordinasikan ke Jakarta agar Kopi Robusta Gunung Kelir ini bisa terdaftar Indikasi geografisnya,” ungka Kakanwil.

Kakanwil berharap Bupati Semarang juga segera mendaftarkan keunggulan lain di wilayahnya, seperti makanan, cerita rakyat dan lain sebagainya. Begitu juga untuk daerah lain agar segera menyusul mendaftarkan indikasi geografisnya. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar