Antisipasi Kecurangan, SKB CASN di Udinus Diperketat

KBRN, Semarang : Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2021 yang didakan di Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang berjalan lancar. Kegiatan tersebut kini diperketat oleh Badan Kepegawaian Nasional (BKN) sebagai upaya atasi kecurangan.

SKB CASN di Udinus Semarang diadakan mulai 26 - 30 November 2021. Setiap harinya dilaksanakan 2 hingga 3 sesi dan diisi sekitar 250 peserta. Tes SKB CASN menggunakan metode Computer Assistant Test (CAT), menggunakan alat bantu komputer untuk mendapatkan standar minimal kompetensi dasar dalam seleksi CASN. 

Dalam pelaksanaan SKB CASN di Udinus tersebut menerapkan protokol kesehatan yang ketat mulai dari awal masuk peserta hingga peserta meninggalkan lokasi. 

"SKB CASN sejauh ini berjalan aman dan tak ada kendala yang berarti. Disamping itu, penyelenggaraan SKB CASN ini juga telah berkoordinasi dengan berbagai pihak satu diantaranya dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang," ungkap Ketua Panitia Tes SKB CASN dari Udinus, Mohamad Sidiq S.Si ,M.Kom.

“Udinus sudah menyiapkan segala keperluan untuk tes SKB CASN, mulai dari ruang khusus ibu hamil dan tempat khusus bagi peserta bersuhu tinggi. Penyemprotan disinfektan di ruangan juga rutin dilakukan demi menekan penyebaran Covid-19,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) Titik Lokasi Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang, Sukisna mengungkapkan pada SKB kali ini terdapat beberapa pengetatan di beberapa alur SKB di Udinus. Hal itu menurutnya sebagai langkah antisipasi untuk meminimalisir tindak kecurangan atau hal yang tidak fair pada tes tersebut.

“Pengetatan itu seperti di area body checking dan ruang tes ujian CAT dan kami telah  berkoordinasi dengan BKD yang menyelenggarakan SKB di Udinus. Kami harap SKB nantinya berjalan lancar dan tak ada kendala,” ungkapnya.

Pada SKB CASN Formasi Tahun 2021 diikuti 2.778 peserta. Total peserta tersebut terdiri dari 755 dari Kabupaten Tegal, 60 dari Kabupaten Batang, 122 dari Kota Tegal, 797 dari Kota Pekalongan, 694 dari Kabupaten Brebes dan 350 dari Kabupaten Wonosobo. (don).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar