Wasiat Almarhum, Anaknya Kuliah Dipenuhi BP Jamsostek

KBRN, Rembang : Seorang petugas keamanan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tasikagung Rembang, Wardimin meninggal karena sakit pada 9 Desember 2020 lalu.

Ada keinginan pria berumur 53 tahun itu yang diucapkan sebelum tutup usia kepada istrinya yakni ingin anaknya bisa kuliah.

Wasiat tersebut ternyata dapat diwujudkan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang memberikan beasiswa kepada anak almarhum yang saat ini duduk di bangku SMA kelas 3.

Istri almarhum, Hariyati kepada rri.co.id, kemarin, tak menyangka anaknya mendapat bea siswa untuk melanjutkan sekolahnya nanti ke perguruan tinggi.

Itu sangat membantu mengingat suaminya yang merupakan tulang punggung keluarga sudah tiada.

"Bapaknya dulu lima hari sebelum meninggal bilang, Bu anaknya besok di kuliahkan, untuk pendidikan, " ungkapnya.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Kudus, Multanti menjelaskan bahwa saat ini selain jaminan kematian sebesar Rp42 juta, ada tambahan program beasiswa.

"Kalau beasiswa di perguruan tinggi per tahunnya Rp12 juta, sampai selesai nanti. Jadi ada tambahan karena kepesertaannya juga sudah lebih dari tiga tahun, dulu sifatnya bantuan, tapi sekarang sudah ditetapkan di PP 82 itu beasiswa sifatnya melekat didalam jaminan, " rincinya.

Selanjutnya : Pengantar

Halaman 1 dari 2

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00