Membaca Maulid Nabi Datangkan Kecintaan Dan Kerinduan

KBRN, Semarang : Setiap bulan Rabbiul Awal masyarakat muslim Indonesia mengelar pembacaan kitab maulid dan qasidah tentang Nabi Muhammad SAW. Jika ditelaah, kitab maulid dan qasidah yang dibaca berisi tentang sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW mulai sebelum lahir hingga wafat.

Pengasuh Majelis Taklim An Nur di Jalan Petek nomer 55 Kota Semarang Habib Hasan Bin Abdurrahman Al Jufri mengemukakan, Nabi Muhammad merupakan rahmat bagi semesta alam dengan ciri mendatangkan kegembiraan. Dikatakan, kegembiraan yang dibawa Nabi Muhammad SAW dapat dipelajari melalui teladan kehidupan sehari-hari.

“Nabi Muhammad diutus sebagai rahmat semesta alam. Rahmat sendiri akan mendatangkan kegembiraan, tentu kegembiraan yang dicintai Allah, kegembiraan yang mendatangkan ridhonya Allah,” imbuhnya, Selasa (20/10/2020).

Kecintaan terhadap Nabi Muhammad dikatakan Habib Hasan, secara tidak langsung mengerakan alam bawah sadar untuk meniru perilaku beliau. Terlebih, sebagai umat Islam Nabi Muhammad merupakan teladan yang dicontohkan langsung oleh Allah SWT.

“Sangat aneh jika mengaku umat Islam namun tidak cinta Nabi Muhammad, tidak meniru akhlak Nabi Muhammad. Padahal Allah sendiri yang menurunkan Nabi Muhammad sebagai rahmat bagi semesta alam,” terangnya.

Dalam diri Nabi Muhammad, terdapat suri tauladan untuk menuju ke ridho Allah SWT. Ketika beribadah maupun berinteraksi sosial, umat Islam dapat meniru perilaku Nabi Muhammad.

“Di bulan maulid ini, perbanyak shalawat, mempelajari sejarah Nabi Muhammad. Dengan begitu akan mengetahui pengorbanan dan perilaku Nabi Muhammad, seperti perilaku sederhana dan berbuat bagi dengan siapa saja,” jelas Habib Hasan.

Dijelaskan, dalam perilaku Nabi Muhammad mencerminkan kesederhaan, kebaikan kepada semua makhluk. Dengan menyimak sejarah kehidupan Nabi, menurut Habib Hasan akan menimbulkan rasa kagum dan rindu untuk segera bertemu.

“Kepada siapa saja Nabi Muhammad berbuat baik, lembut dan tidak kasar. Mari perbanyak shalawat agar selalu mengingat Nabi dan meniru perilaku beliau dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00