Tingkatkan Wawasan Tentang Museum, Dinbudpar Gelar Program Museum Keliling Desa

KBRN, Rembang : Dinas pariwisata dan kebudayaan (Dinbudpar) Kabupaten Rembang menggelar program museum keliling desa sejak tanggal 7 hingga 18 September 2020 . Kegiatan yang menyasar 10 desa itu bertujuan meningkatkan wawasan tentang keberadaan museum di tingkat desa,

Kasi Sejarah Museum dan Kepurbakalaan Dinbudpar Kabupaten Rembang, Retna Dyah kepada RRI (17/9/2020) menyampaikan, program museum keliling desa  pada intinya menyosialisasikan keberadaan museum RA. Kartini yang dimiliki Kabupaten Rembang ke desa-desa utamanya kepada para karang taruna. Selain itu juga memberikan edukasi terkait pembentukan museum di desa untuk pemberdayaan warga desa utamanya menjaga warisan budaya setempat.

Retna menjelaskan, tujuan dari sebuah museum selain untuk menyimpan koleksi benda-benda bersejarah, museum juga bisa digunakan untuk memberi edukasi masyarakat tentang warisan budaya.

Dirinya membeberkan, program museum keliling desa sebenarnya merupakan program pengalihan yang tahun sebelumnya program tersebut menyasar siswa sekolahan. Karena adanya wabah Covid-19, karang taruna Desa dipilih lantaran yang dianggap bisa menerapkan protokol kesehatan.

"Pada intinya kita melakukan sosialisasi tentang keberadaan museum RA. Kartini ke desa-desa terutama kepada Karang taruna. Kedua, kita mengharapkan museum keliling ini bisa membentuk embrio museum desa untuk pemberdayaan masyarakat desa sekaligus menjaga warisan budaya. Karena tujuan dari keberadaan museum itu disamping untuk menyimpan benda-benda pilihan, museum juga punya misi untuk mengedukasi masyarakat tentang warisan budaya," jelasnya.

Ketua Karangtaruna Ira adhimukti Desa Ngemplak Kecamatan Lasem, Abdillah Al Bushoeri mengakui sangat terbantu dengan adanya program museum keliling desa karena dapat meningkatkan pengetahuan tentang museum  yangg terkadang dianggap membosankan oleh kalangaan anak muda.

“Bagus sekali  dengan adanya museum keliling ini teman- teman juga bisa mengetahui lebih banyak tentang museum. Selama pandemi kan kita tidak bisa ke museum langsung, kita dijelaskan oleh tour guide nya museum, “ ungkapnya.

Dari program museum keliling desa ini Dinbudpar juga berharap kedepan akan muncul museum-museum yang dibangun ditiap desa untuk melestarikan benda maupun budaya daerah setempat. Melalui dana desa, pihak desa dirasa mampu untuk mewujudkan museum ataupun rumah untuk menyimpan koleksi benda bersejarah di desa setempat guna menjadikan desa tersebut sebagai tujuan destinasi wisata sejarah.(MCS)

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00