MAN 1 Kota Semarang Sediakan Lab Dukung PJJ

KBRN, Semarang : Perangkat dan jaringan internet menjadi kendala siswa dalam mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Beberapa solusi perlu dihadirkan untuk terselengaranya PJJ secara optimal bagi pendidikan siswa.

Kepala sekolah Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Semarang Drs.Kasnawi, M. Ag menerangkan, telah mengantisipasi permasalahan internet ketika pelaksanaan PJJ. Diantaranya dengan menyiapkan laboratorium sekolah untuk digunakan siswa yang tidak dapat mengakses internet.

"Kami punya empat lab, masing-masing lab terdapat 40 komputer dan tersambung dengan internet," imbuhnya, Kamis (6/8/20).

Dijelaskan, bagi siswa yang tidak dapat mengakses internet dapat datang ke sekolah ketika pelaksanaan PJJ. Bahkan, jika semua laboratorium telah terisi, dapat mengunakan wifi sekolah. 

"Kami juga punya wifi disekolah sehingga sinyal lebih stabil untuk PJJ," ungkapnya.

Untuk keamanan dari Covid -19 Kasnawi, M. Ag mengemukakan, siswa tetap diminta menerapkan protokoler kesehatan. Seperti pemakaian masker dan physical distancing.

"Namun sampai saat ini belum ada siswa yang memanfaatkan fasilitas dari sekolah, jadi semua siswa memiliki akses internet," ujarnya. 

Sementara itu Ketua PGRI Kota  Semarang Nur Khoiri M.T, M.PD mengemukakan, bahaya Covid-19 jika sekolah menerapkan opsi pembelajaran secara tatap muka. Meski bersifat pilihan, namun rawan terjadi pelanggaran.

"Misal yang tidak punya akses internet dapat mengikuti PJJ disekolah. Pengawasannya bagaimana? itu benar-benar tidak punya akses internet atau agar dapat kumpul dengan teman-temannya," pungkasnya.

Menurut Khoiri, jika siswa tidak dapat mengakses internet sekolah dapat membantu membelikan kuota internet. Apalagi saat ini dana bantuan operasional sekolah (BOS) memungkinkan untuk membeli kuota internet.

"Bahkan kalau siswa benar-benar tidak punya handphone sekolah ikut membelikan. Kan dana BOS memungkinkan untuk itu," tambahnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00