Banjir Rob Semarang, Bengkel Motor Dibanjiri Pelanggan

KBRN, Semarang : Banjir rob melanda kawasan pesisir Kota Semarang sejak Senin (23/5/2022) hingga siang ini, ketinggian air belum surut. Akibatnya, ribuan kendaraan bermotor milik masyarakat mengalami rusak/mogok karena terendam. 

Banjir rob tersebut menjadi berkah bagi para pemilik bengkel motor. Tak lain bengkel Hadi motor yang terletak tidak jauh dari kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang atau berada di Jalan Ronggowarsito Semarang. 

Pemilik bengkel motor, Hadi mengatakan, dalam tiga hari ini sejak rob melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas dan sekitarnya membuat bengkel miliknya dibanjiri pelanggan, kerena banyak didatangi warga yang mayoritas motornya mengalami rusak terdampak banjir. 

Sejak hari pertama hingga saat ini sudah ada sekitar 100 motor milik pelanggan yang masuk ke bengkel miliknya. 

Meski begitu, pihaknya tidak menaikkan biaya perbaikan. Untuk harga cukup bervariasi dan disesuaikan dengan kerusakan yang dialami.

"Wah ini banyak banget yang masuk ke bengkel kami. Dalam kurun waktu per hari, ada 30 motor telah diperbaiki para mekaniknya. Bahkan, kami menolak pelanggan lantaran kewalahan dalam menerima order kerusakan. Selain itu, karena tempat parkir untuk motor yang rusak juga tidak ada, sehingga harus saya tolak," kata Hadi kepada RRI, Rabu (25/5/2022).

Ia menyebutkan, rata-rata kerusakan pada sepeda motor akibat rob ini adalah konsleting listrik pada motor mereka. Hal ini dikarenakan, banjir yang menggenangi itu sampai menutup jok motor.

"Kerusakannya ini berbeda dan luar biasa, karena motornya sampai tenggelam sehingga mengakibatkan kerusakan pada kabel kelistrikannya. Untuk mengatasinya tentu disemprot dulu lalu diganti," ujarnya.

Sementara itu, salah satu pemilik motor, Al mengaku tak mau mengambil resiko terhadap motor miliknya yang mengalami mogok karena banjir rob. Ia pun langsung menuju ke bengkel terdekat untuk mengatasi kerusakah pada sepeda motornya. 

"Ini mogok motornya tidak bisa hidup, tidak tahu rusak apanya. Karena kan terendam banjir rob. Agar tidak rusak parah, kami langsung menuju ke bengkel, " ucapnya.

Ia mengaku harus menuntun motor miliknya dari kawasan industri Pelabuhan hingga ke bengkel. 

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar