Rob Pelabuhan Tanjung Emas Masih Tinggi, Masyarakat Tumpangi Truk

KBRN, Semarang : Kawasan Pelabuhan dan Industri Tanjung Emas Kota Semarang masih terendam banjir rob dengan ketinggian air mencapai 40 - 80 cm. Terlebih, kawasan tersebut menjadi lokasi yang paling terdampak.

Akibatnya, aktivitas masyarakat di sekitar kawasan itu terdampak sehingga membuat para pekerja yang tetap bekerja di area industri Pelabuhan Tanjung Emas harus menumpang truk tronton untuk menuju ke dalam pabrik. 

Salah satu pekerja di kawasan industri Tanjung Emas, Slamet mengaku memilih menumpang truk untuk menuju ke dalam area pabrik. Hal ini dikarenakan ketinggian air rob saat ini masih cukup tinggi.

"Ketinggian airnya masih tinggi, ada yang selutut bahkan sedada. Ini menumpang truk bersama yang lain," ujarnya kepada RRI, Rabu (25/5/2022).

Ia menambahkan, pada saat siang hari ketinggian air rob di kawasan Pelabuhan Tanjung Emas kembali meningkat. Fenomena banjir rob kali ini merupakan yang tertinggi.

"Biasanya kalau rob kan tidak sampai seperti ini tingginya. Tapi ini parah tingginya. Namun demikian ini sudah agak mendingan kalau pagi hari," ungkapnya.

Dalam pantauan pagi ini, sejumlah kendaraan besar seperti truk tronton, maupun mobil bak terbuka mengevakuasi masyarakat yang hendak menuju ke kawasan pelabuhan.

Tak hanya itu, keberadaan truk ini juga mengevakuasi kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat milik para pekerja yang terjebak rob.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar