Antisipasi PMK, Pasar Hewan Kajen Tutup Sementara

Pemantauan Pasar Hewan Kajen Kab.Pekalongan

KBRN, Pekalongan : Guna mengantisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada ternak, Pemerintah Kabupaten Pekalongan mulai Rabu (18/5/2022) menutup sementara Pasar Hewan Kajen.

Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Pekalongan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) yang dipimpin langsung oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Pekalongan, Wahyu Kuncoro ST MT, Selasa (17/5/2022).

Rakor melibatkan Plt Kepala DKPP, Satpol PP dan Damkar, Kepala BPBD, serta Sat Intel dan Sat Binmas Polres Pekalongan gelar rakor yang dilaksanakan di Aula DKPP setempat.

Sejumlah  kebijakan disepakati untuk antisipasi wabah PMK, salah satunya melakukan penutupan sementara Pasar Hewan Kajen untuk tiga kali pasaran, mulai Rabu 18 Mei 2022, Meningkatkan surveilans ke lokasi - lokasi penampungan ternak yang ada di wilayah Kabupaten Pekalongan, serta menindaklanjuti laporan jika ada ternak yang menunjukkan gejala mengarah ke PMK.

"Kegiatan ini melibatkan Polres dan Kodim Pekalongan serta dinas terkait seperti Satpol PP, BPBD dan yang lainya dengan akan melakukan pemantauan lalu lintas ternak, diantaranya dengan mengawasi kendaraan pembawa ternak terutama di daerah - daerah perbatasan, guna pencegahan masuknya ternak dari luar wilayah Kabupaten Pekalongan yang membawa PMK," terang Wahyu.

Ditambahkan DKPP Kab.Pekalongan juga telah menyediakan akses Hotline yaitu di nomer 085866671553 (drh. Arif Rahman), 085701498498 (drh. Imam Sulistiana) dan 089503378507 (drh. Mu’tasim). Keberadaan line hotline tersebut diharapkan akan mempermudah masyarakat untuk melaporkan dengan segera jika menjumpai hewan ternak yang terindikasi PMK, guna mencegah penyebaran PMK di wilayah Kabupaten Pekalongan.(Miftachudin - Pekalongan).

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar