BBPOM Semarang Musnahkan Ribuan Barang Bukti Hasil Operasi 2021

KBRN, Semarang : Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang memusnahkan sejumlah barang bukti yang diamankan selama tahun 2021. Pemusnahan ini merupakan kegiatan pemusnahan Perido pertama di tahun 2022.

Barang bukti tersebut diperkiraan memiliki nilai Rp 873.000.000. Pemusnahan dilakukan di kantor BBPOM Semarang di Jalan Sukun, Banyumanik. Kota Semarang.

"Pemusnahan dilakukan secara simbolik dan sisanya dilakukan pemusnahan dengan menggunakan jasa  pengelola limbah B3 ( Bahan Berbahaya) yang ada di Cirebon, Jawa Barat perusahaan pemusnah limbah di Jawa Barat," Kepala BBPOM Semarang, Dra Sandra MP Linthin MKes di lapangan kantor BBPOM di Semarang.Kamis(20/1/2022).

Sandra  menambahkan, dari operasi penindakan yang disita dari tiga pelaku yakni  satu pelaku distributor sekaligus produsen obat tradisional TIE dari Kabupaten Pati, serta dua orang pengedar obat tradisional TIE atau TMK, masing- masing dari Pati dan Klaten. Rincian produk dari ketiga tersangka, disita obat tradisional sebanyak 96 item atau 16.780 pcs dengan nilai ekonomis sebesar Rp 373.000.000.

"Kami juga melakukan proses pembinaan untuk pelaku lainnya. Sehingga total produk yang disita dan atau diamankan untuk dimusnakan adalah sebanyak 182 item dan 23.418 pcs, dengan total nilai keekonomian produk yang dimusnakan sebesar Rp 873.000.000," imbuhnya.

Sandra mengharapkan, kepada masyarakat dapat melaporkan ke BBPOM ketika ada temuan terkait obat obatan,makanan,dan produk lainya yang dapat memberikan efek yang membahayakan.

"Kami mengimbau kepada masyarakat jika menemukan peredaran produk dan makana ilegal untuk segara menghubungi unit pengaduan konsumen BBPOM Semarang di nomor (024) 76123238 atau email likpomsm@yahoo.com," tukasnya.

Sementara itu, dalam pemusnahan di saksikan dari lintas sektor baik Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah, Dit.Reskrimsus Polda Jateng, Kanwil Bea Cukai, BNNP serta Rupbasen Kelas 1 Kota Semarang.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar