Pandemi Covid-19, Permintaan Produk Olahan Daun Kelor Meningkat

Hasin, Owner Istana Kelor Madura, Ketika Ada Diruang Produksinya. (RRI/Miftah)

KBRN, Bangkalan: Diketahui kaya nutrisi dan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kekebalan tubuh, permintaan daun kelor yang sudah di olah secara profesional di Istana Kelor Madura, Komplek Perumahan Darus Salam, Martajesah Bangkalan, di masa Pandemi covid-19 meningkat.

Owner Istana Kelor Madura Moh Hasin ketika di temui Radio Republik Indoneisia (RRI) mengatakan, potensi daun kelor di Madura jika di olah dengan bagus dan benar sangat menjanjikan untuk mendapatkan pundi-pundi rupiah, karena masyarakat di Bangkalan dan Madura pada umumnya sudah terbiasa dengan tanaman kelor.

“Namun, untuk saat ini masih butuh edukasi kepada masyarakat dalam tatacara pengolahan yang benar agar kandungan nutrisinya tidak hilang,” ungkapnya. Kamis (7/8/2021)

Hasin mengaku selama masa pademi covid-19 permintaan daun kelor yang sudah di olah menjadi berbagai produk olahan sangat meningkat. Akan tetapi dirinya mengaku masih terkendala dengan produksi dan mesin yang dimiliknya.

“Sebenarnya ini sangat prospek dan menjanjikan, karena peralatan dan mesin yang kami miliki saat ini masih ber skala kecil tidak bisa pengembangankan dengan jumlah produksi banyak,” ujarnya.

Pria yang juga lulusan dari Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu menjelaskan, daun kelor tersebut melalui proses pengeringkan dengan metode khusus untuk di jadikan tepung di lanjutkan sebagai mengembangan produk menjadi beberapa produk turunan.

“Olahan daun kelor di tempat kami dijadikan, teh kelor, daun kelor tubruk, mie kelor dan pentol kelor dengan di packaging semenarik mungkin, untuk pemasaran Istina Kelor Madura memanfaatkan media sosial dan selama ini sudah melayani pengiriman ke berbgai daerah di Indoensia,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar

00:00:00 / 00:00:00