Gubernur Jatim, Gangguan Pasokan PLN ke Madura Dalam Proses Pemulihan

Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur (RRI/Miftah)

KBRN, Bangkalan: Adanya gangguan pada penghantar 150 KV Ujung - Bangkalan mulai Sabtu (26/2) pukul 21.44 WIB, pihak PLN saat ini dalam mengupayakan pemulihan, masyarakat Madura di minta untuk bersabar atas ketidak nyamanan dari layanan tersebut.

“Saya sudah melakukan koordinasi dengan PLN Jawa Timur dengan adanya troble jaringan PLN tegangan tinggi yang mengalirkan daya ke wilayah Madura 150 Kv sehingga berpengaruh pada mengurangan daya sampai 40 MW, sehingg harus dilakukan pemadaman bergilir kepada pelanggan,” kata Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa usia menghadiri Operasi Pasar Minyak Goreng di UPT Bapenda Bangkalan. Senin (28/2/2022)

Ia menjelaskan, hasil koordinasi dengan PLN Jatim saat ini dalam proses pemulihan maksimal 7 hari sejak hari Sabtu bisa pulih 100 persen, kejadian tersebut di luar kendali munitoring tim teknis PLN, namun sudah dilakukan pemulihan bertahap.

“Maksimal hari Jum’at mendatang sudah pulih 100 persen, kami meminta masyarakat Madura untuk bersabar dengan adanya pemadaman bergilir, semoga kerja keras dari tim PLN segara bisa menormalkan kembali,” ujarnya.

Sementara itu, Manager PLN UP3 Pamekasan, M Farqi Faris mengatakan, dengan adanya gangguan jaringan tegangan tinggi yang masuk ke Madura, pihaknya meminta peran serta dari seluruh pelanggan PLN industri maupun rumah tangga di Madura agar turut berperan serta melakukan penghematan konsumsi listrik.

“Kepada pelanggan rumah tangga bisa mengurangi pemakaian lampu minimal 1 titik lampu per rumah, sementara untuk industri agar dapat mengurangi beban dan menyalakan genset. Hal ini diupayakan untuk menghindari pemadaman yang lebih meluas yang saat ini masih dalam proses penanganan. Mohon pengertian dan kerjasamanya,” pungkasnya

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar