Ibadah Umroh Dibuka Dengan Mengedepankan Prokes Sangat Ketat

Wafir, Kasi Pemberangktan Ibdah Haji dan Umroh Kamenag Bangkalan (RRI/Miftah)

KBRN, Bangkalan: Sesuai Surat Keputusan (SK) pemerintah pusat syarat penyelenggaraan pemberangkatan ibadah umroh di masa pandemi Covid-19 dilakukan dengan pengarahan dan pengendalian kepatuhan protokol kesehatan (prokes) secara ketat, harus diterapkan baik di tanah air maupun di Arab Saudi dengan mengedepankan perlindungan dan keselamatan jemaah.

Kasi Pelaksanaan Haji dan Umroh Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Bangkalan Wafir mengatakan,/ pelaksana pemberangkatan ibadah umroh sudah di buka. Namun, pihak tour dan travel harus mentaati prokes Covid-19.

“Sebelum pemberangkatan harus melengkapi tes PCR dan pulangnya harus dikarantina dan untuk dari Kabupaten Bangkalan sampai saat ini masih belum ada yang diberangkatkan dan pemberangkatan haji tahun 2022 masih menunggu kebijakan dari pemerintah Arab Saudi,’ ungkapnya. Senin (17/1/2022)

Wafir menambahkan, ada beberapa poin penting yang ditekankan dalam pemberangkatan umroh tahun 2022, selain menerapkan prokes ketat masing-masing penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) harus melaporkan keberangkatan jamaah umrah ke Sistem Informasi dan Komputerisasi Pengelolaan Terpadu Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH).

“Selain itu pemberangkatan hanya diprioritaskan pada penyelenggara perjalanan ibadah umroh (PPIU) yang menggunakan penerbangan langsung melalui Bandara Soekarno Hatta untuk kepulangan jamaah mengikuti kebijakan Satuan Tugas (Satgas) Nasional,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar