Kecamatan Kokop Sumbang Angka Stunting Tertinggi di Bangkalan

Ist

KBRN, Bangkalan: Jumlah angka stunting di Kabupaten Bangkalan mulai ada tren penurunan jika di banding tahun sebelumnya, dari 18 Kecamatan penyumbang angka stunting tertinggi di Kecamatan Kokop.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Aris Budiarto mengatakan, berdasarka data saat ini ada 2.287 anak yang mengalami stunting atau 4,8 persen dari total 47.679 anak yang ditimbang.

“Jika dibanding tahun sebelumnya ada ada penurunan sekitar seribu anak yaitu tahun lalu 3.170 anak,” ungkapnya. Rabu (12/1/2022)

Ia menjelaskan, ada sejumlah faktor yang menyebabkan terjadinya stunting diantaranya, kawin muda, kurangnya pola asuh orang tua dan faktor kesehatan anak.

“Namun meski demikian sebagai upaya untuk menakan angka pihaknya sudah bersinergi dengan beberapa organisasi perangkat daerah (OPD), salah satunya Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBP3A), Dinas Sosial (Dinsos) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD),” ujarnya.

Menurut Aris, untuk penyumbang angka stunting tertinggi dari 18 Kecamatan di Bangkalan yaitu Kecamatan Kokop sesuai data di Puskesmas setempat, jumlah penderita stunting mencapai 343 anak atau 10,5 persen dari total 3.723 anak yang ditimbang.

“Untuk angka yang terendah dari Kecamatan Kamal 1,7 persen atau sekitar 41 anak dari 2.445 anak yang ditimbang,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar