40 Persen Pasein di RSUD Bangkalan Terserang Demam Berdarah

Pasien DBD di RSUD Bangkalan

KBRN, Bangkalan: Memasuki puncak musim penghujan angka kasus demam berdarah di kabupaten Bangkalan mengalami tren peningkatan, 40 persen pasein yang di rawat di RSUD Syarifa Ambami Rato Ebu (Syamrabu) Kabupaten Bangkalan merupakan kasus demam berdarah yang berasal dari sejumlah kecamatan dari usia anak-anak sampai dewasa.

Wakil Direktur RSUD Syamrabu Bangkalan Dr Farhat Surya Nengrat mengatakan, lonjakan pasien demam berdarah yang di rawatnya terjadi beberapa minggu terakhir, baik usia anak sampai dewasa.

“Di ruang Avilium Rumah Sakit dari jumlah kapasitas pasien, 40 persen merupakan pasien demam berdarah,” ungkapnya. Senin (10/1/2022)

Sementara itu, salah seorang pasien demam berdarah di RSUD Syamrabu Bangkalan, Nurul Safitri asal Kecamatan Kamal mengatakan, dirinya diawali panas dingin dan mengigil meski sudah berobat kePpuskesmas terdekat tidak ada perubahan dan kondisinya lemah.

“Hasil mengecekan darah di Puskesmas trombositnya 60, sehingga di putuskan dirujuk ke Rumah Sakit di sini,” ujarnya.

Terpisah kepala Dinas kesehatan kabupaten Bangkalan Sudiyo mengatakan, dalam upaya untuk mengantsipasi serangan demem berdarah di masyarakat pihaknya sudah menggalakkan gerakan 3M plus (Menguras, Mengubur, Menutup) dan menjaga kebersihan lingkungan.

“Di musim penghujan sangat penting dilakukan bersama agar nyamuk tidak sampai berkebang biak,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar