Jejak Sejarah dan Peninggalan Turots Syaikhona Muhammad Kholil Dipamerkan

Bupati Bangkalan Abd Latif Amin Imron, Meninjau Pameran Sejarah dan Turots Syaikhona Moh Kholil (RRI/Miftah)

KBRN, Bangkalan; Untuk menumbuhkan minat dan kepedulian pada fiologi berbasis turots Islami dan pesantren juga untuk membangun kesadaran kolektif atas signifikansi peran peradaban Islam dan Pesatren di Indonesia, Lajnah Turots Ilmi menggelar pameran sejarah dan manuskrip Syaikhona Mohammad Kholil Bangkalan di komplek masjid makam Syaikhona Muhammad Kholil, Desa Martajasah, Kecamatan Kota Bangkalan. Rabu (24/11/2021)

Bupati Bangkalan Abd Latif Amin Imron usai membuka pameran mengatakan, dalam pameran menghadirkan jejak sejarah dan karya-karya ilmiah yang di tulisnya, baik sejak menimba ilmu di Nusantara dan di Timur Tengah.

“Syaikhona Muhammad Kholil tidak hanya terkenal ulama karismatik, namun juga meninggalkan karya-karya ilmiah yang sudah di tulisnya, pameran ini untuk menumbuhkan kembali semangat perjuangan para leluhur dalam membumikan dan mendakwahkan Islam di Indonesia,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Syaikhona Mohammad Kholil Demangan Bangkalan, KH Nasih Aschal mengatakan, pameran dilaksanakan juga sebagai pertemuan filolog Se-Nusantara yaitu para ahli sanat dan sejarah.

“Di Indonesia masih sangat minim ahli sanat, sehingga dengan pertemuan filolog se Nusantra bisa memperkaya sejarah perdirinya bangsa Indonsia dari masa penjajahan, karena dalam temuan toruts Syaikhona Mohammad Kholil sudah melahirkan dan mempertemukan ulama dan tokoh besar bagi bangsa Indonesia,” kata Ra Nasih yang juga anggota DPRD Jawa Timur.

Sementara itu, Ketua Lajnah Turots Ilmi, Usman Hasan Al Ahyari  menyampaikan, pameran diselenggarakan sebagai edukasi kepada masyarakat luas agar lebih mengenal sosok Syaikhona Mohammad Kholil.

“Kami memamirkan salah satunya sejarah Syaikhona Mohammad Kholil semasa kecilnya, jejak guru beliau, jejaring murid beliau, peninggalan karya-karaya ilmiah beliau, acara ini di selenggarakan selama tiga hari, mulai tanggal 24 – 26 Nopember 2021,” pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar