Nyuri Motor, Dua Tersangka Curanmor Berhasil Dibekuk

Dua tersangka saat diamankan di Mapolres Sampang setempat

KBRN, Sampang : Polres Sampang Madura Jawa Timur berhasil meringkus tersangka tindak pidana Pencurian dengan Pemberatan (Curanmor) di rumah Korban atas nama Sa'e dusun Rakmerakan Desa Tlambah Kecamatan Karangpenang pada Senin 21 Februari 2022 lalu pukul 04.00 wib.

Pelaku berinisial M dan H berhasil ditangkap di Kecamatan Karang Penang Desa Karang Onjur pada Rabu (09/3/2022). Mereka berasal dari Kecamatan Karang Penang dan Desa Palengaan Kabupaten Sampang.

Kapolres Sampang AKBP Arman mengatakan bahwa pelaku melakukan pencurian dengan cara memanjat jendela untuk masuk ke dalam rumah dan mengambil sepeda motor tersebut namun perjalanan menuju ke rumah sasaran dibantu dan diantar oleh tersangka inisial H. Atas kejadian itu pihaknya melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka.

"Setelah dilakukan serangkaian Penyelidikan selanjutnya Pada Hari Rabu tanggal 09 Maret 2022 sekira Pukul 01.30 wib di Pasar Karang Penang termasuk Desa Karang Penang Onjur Kecamatan Karang Penang Kabupaten Sampang telah melakukan upaya paksa yakni penangkapan terhadap Tersangka Pencurian dengan pemberatan sepeda motor merk Honda Vario Tahun 2014 warna putih silver dengan plat nomor B-6474-GRT dengan No.Ka: MH1JFJ11XEK372936 dan No.Sin : JFJ1E1376330 dengan tersangka R, pada waktu itu Tersangka mengakui melakukan perbuatan pencurian tersebut dengan cara memanjat jendela untuk masuk ke dalam rumah dan mengambil sepeda motor tersebut namun perjalanan menuju ke rumah sasaran dibantu dan diantar oleh MH," tuturnya Kamis (10/3/2022).

"Sementara MH mengakui telah membantu melakukan pencurian serta menjadi makelar dalam penjualan sepeda motor hasil curian yang dilakukan oleh RM dan mendapatkan uang sebesar Rp. 400.000,- (empat ratus ribu rupiah)," tambahnya.

Tersangka melakukan pencurian dikatakan Kapolres dengan motif merusak tempat kuncik kontak sepeda motor, 

"Modus mengambil barang atau benda yang bukan haknya untuk memperoleh keuntungan," tuturnya.

Akibat perbuatannya Ditegaskan Kapolrea tersangka terancam pasal 363 ayat 1 ke 3e dan 5e KUHL pencurian pemberatan ancaman hukuman 7 tahun penjara. Dan bagi penadah persekongkolan jahat terkena pasal 480 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara.

"Pasal yang di persangkakan yakni pasal 363 ayat (1) ke 3e dan 5e KUHP Pencurian Dengan Pemberatan (Ancaman Hukuman 7 Tahun), Pasal 480 KUHP penadah, persekongkolan jahat (Ancaman Hukuman 4 Tahun). Pasal 56 KUHP dihukum sebagai orang yang membantu melakukan kejahatan ," pungkasnya.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar