Warga Harus Melewati Jalan Berlumpur untuk Menikmati Keindahan Pulau Kelapa di Kubar

KBRN, Sendawar: Pulau Kelapa di Kampung Pulau Lanting Kecamatan Jempang, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi objek wisata yang cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal Kutai Barat.

Sebab menjadi objek wisata baru yang menawarkan keindahan alam, ditumbuhi ribuan kelapa dengan suasana yang sejuk dan dikelilingi danau Jempang, merupakan danau terbesar di Kabupaten Kutai Barat.

Pengelola Objek Wisata Pulau Kelapa, Aslamiyah mengatakan, awalnya objek wisata yang ditumbuhi sekitar 1.000 pohon kelapa yang tumbuh dalam lahan kurang lebih 10 hektare tersebut merupakan kebun keluarga.

Aslamiyah, Perwakilan Keluarga Pengelola Objek Wisata Pulau Kelapa di Kampung Pulau Lanting, Kecamatan Jempang Kutai Barat

Namun seiring waktu berjalan, masyarakat semakin ramai datang berkunjung ke lokasi tersebut, sehingga Rojali atau ayah dari Aslamiyah bersama keluarga memutuskan untuk menyulap kebun kelapa yang dimiliki menjadi objek wisata yang kini sangat ramai dikunjungi masyarakat, terutama diakhir pekan.

“Awalnya kebun biasa aja, cuman ketika beberapa kali anak muda kesini mereka foto-foto terus dishare ke media sosial, ya jadi ramai. makanya kami keluarga putuskan kebun ini jadi tempat wisata,”Kata Aslamiyah kepada RRI, Rabu (1/12/2021)

Menurut Aslamiyah, objek wisata tersebut baru saja dibuka sekitar dua bulan lalu, sehingga masih fokus melakukan penataan lokasi secara mandiri, belum melibatkan Pemerintah Kampung dan Masyarakat sekitar dalam pengembangannya.

Suasana di Objek Wisata Pulau Kelapa. Sambil santai menikmati kesegaran air Kelapa, Warga bisa melihat langsung danau Jempang yang luas bak dipinggir laut

“Untuk pengembangannya masih dari keluarga dulu, kalau melibatkan Warga lain atau Pemerintah Kampung nanti lah, perlu komunikasi lebih lanjut karena ini jugakan masih baru,”Jelas perempuan yang baru saja menyelesaikan studi S1-nya di jurusan Fisipol Unmul tahun 2020.

Untuk menikmati keindahan alam bertamasya bersama teman, pasangan dan keluarga tercinta di objek wisata pulau kelapa lanjut Aslamiyah, warga cukup merogoh kocek Rp15.000 per orang, karena harus menaiki perahu ketinting sekitar 5 menit dari Dermaga Rajaq Kenohaan Lawai Langit Kampung Tanjung Jan untuk bisa sampai ke objek wisata tersebut.

“Jadi kalau mau kesini itu lewat dermaga Tanjung Jan dengan biayanya Rp10.000 per-orang Pulang Pergi (PP), kemudian masuk ke lokasi pulau kelapa ini ada biaya masuk lagi Rp5.000 per orang,”terangnya

Pengurus DPD KNPI Kubar saat berkunjung ke Objek Wisata Pulau Kelapa

Sayangnya, bagi masyarakat luar Kampung Tanjung Jan dan Pulau Lanting yang ingin  datang ke lokasi wisata tersebut harus berjuang melewati jalan yang rusak. Apalagi di musim penghujan akan sangat sulit karena ada sejumlah titik jalan yang berlubang dan berlumpur.

Pantaun RRI dilapangan, akses jalan dari Ibu Kota Kecamatan Jempang menuju Kampung Tanjung Jan hingga Pulau Lanting masih berupa jalan tanah, hanya ada beberapa spot jalan yang di semenisasi.

Salah Satu Ruang Jalan yang Rusak Parah menuju Kampung Jan dan Pulau Lanting

Tidak jarang karena kondisi jalan yang berlumpur akibat hujan membuat kendaraan roda empat amblas harus ditarik atau di dorong. Demikian juga untuk kendaraan roda dua, dimana pengendaranya harus rela bermain dengan lumpur.

Dari Ibu Kota Kabupaten menuju Kecamatan Jempang memakan waktu 2 hingga 3 jam perjalanan melewati jalan trans Kalimantan yang juga belum mulus, kemudian untuk menuju dermaga Kampung Tanjung Jan dari Ibu Kota Kecamatan Jempang harus menempuh jarak perjalanan sekitar 10 hingga 15 Kilometer.

Reaksi anda terhadap berita ini :

Komentar